Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Evakuasi Pohon Tumbang Oleh Personil Polsek Matraman, Tim SAR Brimob dan Tim SAR PMI di Desa Mataraman |  Kapolsek simpang perintahkan anggota tingkatkan patroli |  Ini cara polsek simpang cegah tindak pidana |  Berikan Himbauan Karhutla, Anggota Sat Binmas Polres Banjar Kunjungi Warganya |  Anak Anak Kabinaktar Dilatih Langsung Oleh Kasat Binmas Polres Banjar |  Sambangi masjid At Taqwa ini yang dilakukan Ipda Suwarji |  Kapolsek ini rangkul ulama dan tomas |  Ini cara polsek Martim jalin silahturahmi |  Dengan Sispam Mako, Polsek Simpang Empat antisipasi aksi teror dan gangguan terhadap bangunan Polsek dan personilnya |  Ini tujuan polsek matraman ploting anggotanya |  Polsek Matraman tempatkan anggota cegah kemacetan |  Cegah Lakalantas, ini yang dilakukan polsek Mataraman | 

MARTAPURA,KALSEL-Mengantisipasi teror Jakarta yang terjadi di kawasan Sarinah,Jalan MH Thamrin,pada Kamis (14/1/2016),yang menewaskan 1 WNI dan 1 warga negara Kanada serta melukai 24 orang termasuk 5 Polisi dan 4 warga negara asing, Polres Banjar menggelar razia di Jl.A.Yani Km.38.900 atau tepatnya didepan Mapolres Banjar,Sabtu (16/1/2016),pagi. Razia gabungan yang juga menyertakan Polisi bersenjata laras panjang ini,dipimpin langsung Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.Ik.,MH.

Puluhan personil gabungan yang terdiri dari fungsi Sabhara,Lantas,Reskrim,Intel dan Narkoba ini menyasar para pengguna kenderaan roda empat yang melintas di jalan A.Yani. Sasarannya tidak lain dan tidak bukan adalah barang-barang bawaan mencurigakan yang ada didalam mobil. Selain itu,seluruh penumpang mobil juga digeledah satu per satu oleh petugas dengan teliti.
“Razia ini dimaksudkan untuk mencegah hal serupa yang terjadi di Jakarta pusat agar tidak terulang di Kalsel khususnya wilayah Martapura”,ungkap pimpinan tertinggi di Polres Banjar tersebut. 
Ratusan mobil terlihat silih berganti masuk ke Mapolres ,diperiksa dan digeledah petugas namun atas seijin dan didampingi pemiliknya. “Anggota,saya perintah agar tetap humanis dalam melaksanakan giat ini,untuk pemeriksaan barang-barang ataupun tas milik penumpang wajib didampingi oleh sang pemilik”,lanjut Pak Kapolres.
Dalam pelaksanaan razia kali ini petugas tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan maupun yang terkait dengan teror yang terjadi di Sarinah,Jakarta pusat. Petugas cuma menemukan 7 pengemudi mobil tanpa membawa kelengkapan seperti SIM dan STNK. “Kegiatan 21 (razia) pagi ini berjalan aman dan lancar,hal-hal yang berkaitan dengan teroris untuk sementara tidak kami temukan cuma ada beberapa pengemudi yang tidak memiliki kelengkapan berkendara saja yang kami tilang”,ungkap Kasat Lantas Polres Banjar AKP Wibowo,SH, S.Ik.

Kategori: Umum

Berikan komentar