Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Sutikno Laksanakan Sholat Ashar Berjamaah Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Wujudkan pemilu 2019 aman damai wilkum astambul |  Bripka fadli Dds sambang desa di desa kelampaian kec. Astambul |  Sholat Dzuhur berjamaah anggota Polsek Karang Intan dengan warga |  Bripka fadli giat cipkon di kubah datu kelampaian kec. Astambul |  Bripka huda lakukan patroli di kubah datu kelampaian kec. Astambul |  Giat satgas polsek astambul di wilkum astambul |  Monitoring dan Pengamanan Kegiatan Ibadah Kebaktian DiTempat Ibadah Wilkum Kertak Hanyar |  Giat Satgas (KKYD) di tempat rawan Street Crime pada Wilkum Polsek Astambul |  Kewajiban Sebagai Umat Muslim Untuk Melaksanakan Sholat Subuh |  polsek astambul mengadakan giat patroli demi keamanan masyarakat |  Akp samsu darsono giat cipkon di jl. A. Yani wilkum astambul | 
MARTAPURA, KALSEL.- Satgas basmi Narkoba Polres Banjar berhasil mengamankan seorang laki-laki tindak pidana menawarkan  untuk dijual, menerima menjadi perantara, dalam jual beli, membeli atau menyerahkan narkotika golongan I memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan, narkotika golongan I bukan tanaman jenis shabu-shabu yang bernama Sarmain (42 Th) warga Desa Pematang Panjang Rt. 02 Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.IK.,MH melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH.MA menjelaskan bahwa tertangkapnya pelaku berdasarkan informasi yang diberikan masyarakat kepada petugas bahwa akan dilakukan transaksi narkoba telah terjadi di Jl.A.Yani Km 11 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Pelaku diringkus petugas dengan barang bukti berupa shabu-shabu seberat 0,28 Gram yang ada padanya dan turut diamankan 1 unit motor Honda Beat DA 6783 OI, 1 buah hp Nokia warna Hitam dan sepasang sepatu merk Ruger warna coklat tua.

Lebih lanjut Kasat Narkoba menjelaskan dari perbuatan tersangka dikenakan pasal 112 (1) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah). 


Kategori: Umum

Berikan komentar