Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bhabinkamtibmas Bripka Yudi Bentang Spanduk Karhutla |  Bentang Spanduk Karhutla Polsek Martapura Timur |  Urai kemacetan daerah tambakanyar |  Piket polsek martapura kota patroli kubah sekumpul martapura |  Piket polsek martapura kota patroli di seputaran masjid alkaromah martapura |  Piket polsek martapura kota patroli seputaran alun-alun martapura |  Teguran lisan |  Polsek Martapura Barat Nonbar Piala Dunia Bersama Warga |  Jalin Silahtuhrahim Dengan Warga Ini Yang Dilakukan Polsek Martapura Barat |  Cipkon Siskamtibmas Polsek Martapura Barat Dengan Cara Nonbar |  Rasa kekeluargaan |  Amankan Mesjid Al Munawaroh | 

MARTAPURA, KALSEL.- Pada hari Rabu (25/5/2016), Polsek Sambung Makmur berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki-laki karena tertangkap tangan mengedarkan sedian farmasi tanpa ijin edar obat keras jenis carnophen. 2 (dua) pelaku tersebut bernama Nurahim (18 Th) warga Desa Simpang 4 Rt 03 Kecamatan Simpang 4 Kabupaten Banjar dan Misrani (43 Th) warga Desa Simpang 4 Rt. 03 Kecamatan Simpang 4 Kabupaten Banjar.
Penangkapan ke-2 (dua) tersangka tersebut di Jl. Raya Madurejo Desa Madurejo Rt. 01 Kecamatan Sambung Makmur sekitar pukul 22.00 wita. Dari pelaku petugas menemukan 50 keping atau 500 butir pil carnophen, 1 (satu) buah Hp Merk I-Phone 4 warna hitam, 1 (satu) buah Hp merk Nokia 908 warna hitam, dan 1 (satu) buah Hp merk Mito warna hitam.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh, S. Ik.,MH melalui Kapolsek Sambung Makmur IPTU Zainur, SH menjelaskan bahwa pada saat 4 (empat) orang anggota melakukan patroli dan petugas mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa di TKP tersebut akan dilakukan transksi jual beli obat-obatan terlarang. Berbekal dari informasi tersebut, Polisi langsung menuju lokasi transaksi jual obat di Jalan Madurejo setelah itu anggota menemukan 4 (empat) orang yang ditemukan dan 2 (dua) orangnya kabur menggunakan sepeda motor, 2 (dua) orang tertinggal digeledah ditemukan tidak jauh dari mereka obat carnophen / zinet didalam plastik warna hitam sebanyak 5 box zenit / 50 keping zenit, dari pengakuan 2 (dua) tersangka mengakui barang tersebut miliknya untuk dijual kepada 2 (dua) orang yang kabur.
Tertangkapnya pelaku tidak lain berkat kepercayaan dan kerjasama dari masyarakat kepada Polri. “Masyarakat dewasa ini terus pro aktif membantu pihak Kepolisian dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang tanpa ijin edar”, jelas Pak Kapolsek

Untuk mempertanggung jawaban perbuatan pelaku diamankan ke Polsek Sambung Makmur guna proses selanjutnya. Pelaku dijerat dengan pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah)
Kategori: Umum

Berikan komentar