Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bentuk Pelayanan Polsek Gambut Pagi Hari |  Kehadiran Patroli Blue Light setia malam membuat masyarakat tidur nyenyak |  Pengecekan ruang tahanan rutin dilakukan Bripka Hermansyah guna antisipasi tahanan lari |  Untuk pastikan tahanan lengkap, Bripka Hermansyah rutin laksanakan pengecekan ke Rutan Polsek Simpang Empat |  Ipda Gathot Subrata pimpin pelaksanaan Apel Pagi di depan Mako Polsek Simpang Empat |  Bripka sunar hadiri kegiatan hut lalu lintas di desa binaan nya |  Saat pimpin Apel Pagi, ini yang dilakukan Ipda Gathot |  Di Desa Batu Balian Kanit Lantas Ipda Gathot Subrata dan Brigadir Irfan berikan himbauan tentang tertib berlalu lintas |  Sholat Berjamaah Bersama Warga di Mesjid |  Stop pelanggaran Lalu Lintas, Kanit Lantas Ipda Gathot Subrata rutin laksanakan Dikmas Lantas |  Melalui Sholat berjamaah, Bripka Hermansyah jalin kemitraan dengan masyarakat |  Anggota Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Sholat berjamaah di Masjid – masjid | 
MARTAPURA, KALSEL.- Satgas basmi Narkoba Polres Banjar berhasil mengamankan seorang laki-laki tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis Ecstasy yang bernama Muhammad Rasyad (24 Th) warga Desa Balau Rt. 02 Rw. 01 Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Penangkapan tersangka pada hari Kamis (26/5/2016) sekitar pukul 23.45 wita.

Kapolres Banjar Kukuh Prabowo, S.Ik., MH melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH.MA membenarkan anggotanya telah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang perbuatan tersangka. Berdasarkan informasi tersebut petugas langsung melacak keberadaan tersangka hingga tersangka ditangkap di Jl. A. Yani Km.17.00 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar. ” Tersangka sudah kami amankan dan dari tangan tersangka berhasil kami amankan 4 (empat) butir Ecstasy warna hijau muda berlogo J, 1 (satu) Hp merk Samsung warna putih, 1 (satu) kotak rokok merk Dunhil warna hitam, dan 1 (satu) sobekan kertas timah, ungkap Pak Aris.

Lebih lanjut Kasat Narkoba menjelaskan dari perbuatan tersangka dikenakan pasal 112 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (du belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,- (delapan miliar rupiah).

  

Kategori: Umum

Berikan komentar