Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Monitoring Penggunaan Dana Desa Di Desa Mali-Mali |  Monitoring Penggunaan Dana Desa Di Desa Sungai Arfat |  Di Hari Kedua Pelaksanaan Monitoring Dana Desa |  Aipda suwarman pimpin apel pagi |  Ini pesan Kanit Intel saat apel pagi |  Kapolsek Gambut tempatkan anggota di daerah rawan lakalantas |  Cegah lakalantas, ini cara polsek Gambut |  Ipda Suwarji, masyarakat harus tahu bahaya mercury |  Ini pesan Bripka Sutris saat kunjungi desa Binaannya |  Bripka Trisno sambangi desa Antasan Senor |  Ini cara polsek Timur cegah penggunaan mercury |  Jalin silahturahmi, ini yang dilakukan polsek sungai tabuk | 
MARTAPURA, KALSEL.- Senin (30/5/2016) nasib sial dialami 2 (dua) orang laki-laki yang bernama Firman Pahroji (23 Th) warga Desa Sungai Raya Rt. 01 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar dan Yudi Setiawan (35 Th) warga Jl. A. Yani Km 71 Desa Cabe Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar. Ini akhirnya ditangkap polisi karena dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar.
Kejadian bermula ketika tersangka Firman Pahroji ingin menjual obat keras jenis carnophen dan Dextromethorphan tersebut di daerah Simpang Empat tepatnya di Jl. A. Yani Km 68.00 Desa Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar, sekitar pukul 00.30 wita. Namun niatan pelaku tersebut sudah tercium polisi dan pelaku pun akhirnya dibekuk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar beserta 100 (seratus) butir obat jenis Carnophen, 90 (sembilan puluh) butir obat jenis Dextromethorphan dan 1 (satu) bauh dompet warna hitam.

Saat tersangka Firman Pahroji  diringkus petugas tidak berselang lama tersangka Yudi Setiawan juga dibekuk oleh petugas di rumahnya sendiri di Jl. A. Yani Km 71 Desa Anangi Rt. 02 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar pada pukul 01.00 wita dari penggeledahan di rumahnya didapatkan barang bukti berupa 18 (delapan belas) butir obat Carnophen, 14 (empat belas) obat Dextromethorphan , 1 (satu) buah jaket hitam merk Inserty dan uang hasil penjualan Rp. 183.000,- (seratus delapan puluh tiga ribu rupiah).
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S. Ik., MH melalui KBO Sat Narkoba Polres Banjar IPDA Imam Sayuti menjelaskan bahwa ke-2 (dua) pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Banjar.
Ke-2 (dua) pelaku kami jerat dengan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang “Kesehatan”, dipidana dengan penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah), “lanjut pak Imam.
Kategori: Umum

Berikan komentar