Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Wakapolsek Kertak Hanyar Pimpin Giat Patroli Dialogis Dalam Rangka Ciptakan Sitkamtibmas Yang Aman dan Kondusif di Wilkum Polsek Kertak Hanyar |  Ka SPK Regu 3 Beserta Anggota Melaksanakan Sholat Ashar Berjamaah di Mushola Darul Muhibbah |  Pelayanan Unit Intelkam Polsek Kertak Hanyar Dalam Penerbitan SKCK |  Kanit Lantas Ipda Alfian Noor Berikan Himbauan Kepada Para Supir Taksi |  Badut ini juga ikutan giat Unit dikyasa |  Bersama Rakyat Gelirakan Keselamatan Untuk Kemanusiaan |  Gelorakan Keselmatan |  Ada ada saja cara Sat Lantas Polres Banjar |  Upaya Bripka Rully |  Tegap berdiri Lawan Sinar Mata Hari |  terus Himbau Masyarakat |  Bripka rully menarik Perhatian Pengguna Jalan | 

MARTAPURA, KALSEL.- Polsek Simpang Empat berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki-laki yang menjual sediaan farmasi tanpa ijin edar. Jum’at (10/6/2016) sekitar pukul 01.00 wita. 2 (dua) tersangka Abdul Rahman (31 Th) warga Desa Lok Tamu Rt. 03 Rw. 02 Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar dan Rasyad (24 Th) warga Desa Simpang Empat Rt. 01 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar.
Pelaku digrebek petugas yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kertak Hanyar diwarung Jl. A. Yani Km 71 Desa Simpang Empat Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar, lantaran menjadi pengedar obat keras jenis carnophen. Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.Ik.,MH melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Reza Bramantya,S.Ik membenarkan penangkapan tersebut oleh anggotanya.
Kejadian berawal dari informasi yang didapat Polisi dari warga masyarakat tentang kegiatan pelaku yang menjual obat terlarang jenis carnophen. Berbekal informasi tersebut dilakukanlah penggrebekan oleh aparat Polsek Simpang Empat. Dari pelaku petugas mendapatkan 8 (delapan) keping obat carnophen, uang Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dan sepeda motor honda CBR.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan petugas di Mapolsek Simpang Empat guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat petugas dengan pasal 197 Junto Pasal 106 ayat 1 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Kategori: Umum

Berikan komentar