Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Piket polsek martapura kota patroli seputaran alun-alun martapura |  Piket polsek martapura kota patroli di seputaran masjid alkaromah martapura |  Piket polsek martapura kota patroli kubah sekumpul martapura |  Piket polsek martapura kota patroli atm wilkum martapura kota |  Piket polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura |  Piket polsek martapura kota patroli lapas anak martapura |  Piket polsek martapura kota patroli lapas perempuan martapura |  Personil Pos Pelayanan Lebaran, Bantu Mobil Mogok |  Anggota Polsek Simpang Empat rutin sambangi Obyek Vital untuk cegah terjadinya Tindak Pidana |  Bripka Hermansyah sambangi SPBU saat berpatroli untuk ciptakan situasi Kamtibmas yang aman kondusif |  Anggota Polsek Simpang Empat hadir di tengah – tengah masyarakat untuk berikan rasa aman |  Polsek Aranio Laksanakan Pengamanan Objek Wisata Sungai Kembang | 
MARTAPURA, KALSEL. – Satgas Basmi Narkoba Polres Banjar berhasil mengamankan seorang perempuan yang memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis shabu-shabu. Perempuan tersebut diamankan petugas pada saat akan bertransaksi di Jl. Martapura Lama Desa Gedung Hirang Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, Jum’at (29/7/2016) sekitar pukul 20.30 wita.
Pelaku yang bernama Ernawati (49 thn) merupakan warga Jl. Simpang Tiga Sungai Tabuk Desa Sungai Tabuk Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Dari tangan pelaku didapat barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip yang berisi shabu-shabu dengan berat 0,24gram, 1 (satu) bungkus plastik klip, 1 (satu) buah hp merk Venera warna Silver, 1 (satu) buah sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul GT warna Biru Nopol DA 6170 IB dan uang sebesar Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH., MA menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang diperolah dari masyarakat. 

Lebih lanjut, Pak Aris menerangkan pada saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat mencoba membuang barang bukti yang sebelumnya digenggam pelaku ditangan sebelah kiri, untungnya petugas melihat gerak gerik pelaku tersebut.

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 112 (1) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun penjara dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Kategori: Umum

Berikan komentar