Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  GIAT KRYD, CIPKON DAN PATROLI DIALOGIS POLSEK KARANG INTAN |  Kegiatan Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Banit Sabhara Aipda A. Ripani Dan Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Sholat ‘Isya Berjamaah Di Mesjid Bersama Warga Karang Intan |  Dimanapun Selalu Kunjungi Warga |  Kapolsek Pengaron Menghadiri Rakor APDESI |  Patroli dialogis terus dilakukan oleh anggota Polsek Matraman |  Bhabinkamtibmas bagikan selebaran maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan membakar hutan dan lahan |  Anggota Polsek Matraman melaksanakan patroli dialogis bertemu warga |  Bhabinkamtibmas menghimbau serta mengajak warga untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan. |  Anggota Polsek Matraman laksanakan apel pagi |  Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Sholat Magrib Berjamaah Di Mesjid Karang Intan |  Kanit Binmas hadiri acara maulid Nabi Muhammad SAW Desa Bawahan Pasar. | 
MARTAPURA, KALSEL. – Satgas Basmi Narkoba Polres Banjar berhasil mengamankan seorang perempuan penjual obat keras jenis carnophen. Pelaku ditangkap petugas dirumahnya yang beralamat di Jl. Penggalaman Rt 001 Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar, Senin (8/8/2016) sekitar pukul 15.50 wita.
Dari tangan pelaku Masnun (40 thn), didapat barang bukti berupa 4 (empat) box obat jenis carnophen, 1 (satu) kantong plastik besar warna biru, 1 (satu) plastik warna hitam dan uang hasil penjualan Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH., MA menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat yang resah akibat ulah pelaku mengedarkan barang haram tersebut.
Pelaku Masnun yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga, terlihat masyarakat sekitar sering melakukan transaksi jual beli pil carnophen dilingkungan rumahnya. Untuk itu masyarakat segera melaporkan perbuatannya pada pihak yang berwajib, dari laporan tersebut anggota kepolisian segera menuju TKP dan berhasil mengamankan 4 (empat) box carnophen yang disimpan pelaku disemak-semak belakang rumahnya.
Akibat ulahnya, Masnun mendekam di sel tahanan Mapolres Banjar. Masnun terancam dijerat dengan pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah).

Kategori: Umum

Berikan komentar