Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini Pesan Kapolsek Saat Apel Pagi |  Paman Becak Juga Perlu Mendapat Sosialisasi Larangan Melakukan Pungli |  Pelayanan Poros Pagi Kepada Warga Masyarakat |  Merupakan awal pengabdian |  Bripka Kusnin, S.AP, Gencar Sosialisasi Larangan Pembukaan Lahan Dengan Cara Membakar |  Mendadak Polantas Ini Diserbu Anak-anak Yang Berebut Tanda Tangan |  Mengejutkan Guru TK. Nurul Hidayah Sangat Senang Sekolahnya Dikunjungi Polisi |  Polantas ini Dibanjari 300 Pelajar MIN Gambut Dengan Sangat Antusias |  Bripka Dede Polsek Matraman Sosialisasi Tentang Bahaya Merkuri |  Jalin Kebersamaan,Ini Yang di Lakukan Kapolsek Matraman Bersama Anggotanya |  Kanit IK Bripka M. Rifan Polsek Pengaron Pimpin Giat Patroli Cipta Kondisi |  Jalin Kebersamaan,Kapolsek Matraman Ajak Anggotanya Makan Bersama | 
MARTAPURA, KALSEL. – Satgas Basmi Narkoba Polres Banjar berhasil mengamankan seorang perempuan penjual obat keras jenis carnophen. Pelaku ditangkap petugas dirumahnya yang beralamat di Jl. Penggalaman Rt 001 Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar, Senin (8/8/2016) sekitar pukul 15.50 wita.
Dari tangan pelaku Masnun (40 thn), didapat barang bukti berupa 4 (empat) box obat jenis carnophen, 1 (satu) kantong plastik besar warna biru, 1 (satu) plastik warna hitam dan uang hasil penjualan Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH., MA menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat yang resah akibat ulah pelaku mengedarkan barang haram tersebut.
Pelaku Masnun yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga, terlihat masyarakat sekitar sering melakukan transaksi jual beli pil carnophen dilingkungan rumahnya. Untuk itu masyarakat segera melaporkan perbuatannya pada pihak yang berwajib, dari laporan tersebut anggota kepolisian segera menuju TKP dan berhasil mengamankan 4 (empat) box carnophen yang disimpan pelaku disemak-semak belakang rumahnya.
Akibat ulahnya, Masnun mendekam di sel tahanan Mapolres Banjar. Masnun terancam dijerat dengan pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah).

Kategori: Umum

Berikan komentar