Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  GIAT KRYD, CIPKON DAN PATROLI DIALOGIS POLSEK KARANG INTAN |  Kegiatan Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Banit Sabhara Aipda A. Ripani Dan Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Sholat ‘Isya Berjamaah Di Mesjid Bersama Warga Karang Intan |  Dimanapun Selalu Kunjungi Warga |  Kapolsek Pengaron Menghadiri Rakor APDESI |  Patroli dialogis terus dilakukan oleh anggota Polsek Matraman |  Bhabinkamtibmas bagikan selebaran maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan membakar hutan dan lahan |  Anggota Polsek Matraman melaksanakan patroli dialogis bertemu warga |  Bhabinkamtibmas menghimbau serta mengajak warga untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan. |  Anggota Polsek Matraman laksanakan apel pagi |  Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Sholat Magrib Berjamaah Di Mesjid Karang Intan |  Kanit Binmas hadiri acara maulid Nabi Muhammad SAW Desa Bawahan Pasar. | 
MARTAPURA, KALSEL.- Pada hari yang sama pada saat penangkapan Masnun ibu rumah tangga si pengedar 4 box carnophen, Satgas Basmi Narkoba Polres Banjar juga berhasil mengamankan seorang laki-laki yang memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I bukan tenaman jenis shabu-shabu sesuai Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH., MA menjelaskan bahwa pelaku bernama Fatmariansyah (32 thn) warga Jl. Penggalaman Rt. 001 Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar.

Lebih lanjut, Kasat Narkoba menerangkan pelaku diamankan petugas dirumahnya dan berhasil mengamankan barang bukti yang ada padanya berupa 16 (enam belas) plastik klip yang berisi shabu-shabu dan 3 (tiga) lembar tisu. Ke-16 paket shabu-shabu tersebut sebelumnya disimpan oleh pelaku didinding rumahnya. 

Selanjutnya pelaku dibawa petugas ke Mapolres Banjar guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku terancam hukuman penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun penjara dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Kategori: Umum

Berikan komentar