Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Deklarasi Pemilu Damai Warga Desa Biih Kec. Karang Intan |  Deklarasi Pemilu Damai Pembekal Dan Warga Desa Sungai Besar Kec. Karang Intan |  Kegiatan Kunjungan Silaturrahmi Kanit Binmas Aipda Didik Dan Kanit Intelkam Bripka Wawan. S |  Kapolsek Karang Intan Ipda H. Samsudi Beserta Anggota Sholat Jum’at Keliling Di Mesjid Al Muhajirin Desa Kiram |  Kegiatan Kunjungan Silaturrahmi Kanit Binmas Aipda Didik Dan Kanit Intelkam Bripka Wawan. S |  Sambangi Warga Desa Sungai Tabuk, Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Sampaikan Ini |  Kanit Binmas Polsek Sungai Tabuk Mewakili Kapolsek Hadiri Undangan Puskesmas Sungai Tabuk 1 |  Aiptu Zainal Dan Dua Anggota Polsek Pengaron Lakukan Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga Benteng |  Kanit Sabhara Dan Empat Anggota Polsek Pengaron Sholat Jum’at Berjamaah |  Kanit bhimas polsek martapura kota sambang desa |  Bripka Sutrisno Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga |  Ciptakan Situasi Aman, Polsek Sungai Tabuk Hadirkan Anggota Di Pasar Malam | 
MARTAPURA, KALSEL. – Hambran (37 thn) warga Jl. Saka Permai Gg. Amilin No. 22 Rt. 012 Rw. 001 Kelurahan Belitung Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat Kodya Banjarmasin terpaksa harus berurusan dengan Polisi.
Pelaku diamankan oleh petugas Sat Narkoba Polres Banjar karena kedapatan mengedarkan Carnophen Jl. A.Yani Km. 39 Rt. 4 Rw. 5 Kelurahan Jawa Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar, Selasa (13/9/2016) sekitar pukul 12.30 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar, SH., MA menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah kotak bedak pupur bayi merk Marion warna hijau yang berisi 90 (sembilan puluh) butir obat keras jenis Carnophen yang pada waktu itu disimpan pelaku didalam lemari yang berada dikamar didalam rumah saudara pelaku yang berdasarkan pengakuan pelaku obat tersebut adalah miliknya. Barang bukti lainnya yg berhasil diamankan adalah uang hasil penjualan obat jenis Carnophen sebanyak Rp. 160.000 (seratus enam puluh ribu rupiah).
“Pelaku telah melanggar Pasal 197 UU Kesehatan, karena telah memiliki, menyimpan dan mengedarkan Carnophen. Ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara, “jelas Pak Aris Munandar. 

Kategori: Umum

Berikan komentar