Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kegiatan Patroli Cipta Kondisi Polsek Karang Intan |  Mencegah terjadinya kejahatan Di Sekitar Bank |  Anggota Pam Obvit Patroli Sekitar Bank |  Pam Obvit Laksanakan Pengamanan Bank |  Senyum Itu Indah Oleh Personil Unit Pam Obvit Sat Sabhara Polres Banjar |  SAT SABHARA POLRES BANJAR PAM OBVIT BANK BRI |  Ka Spk Dan Dua Anggota Lakukan Patroli Dan Cipta Kondisi Ke Mangkauk |  Polsek Pengaron Lakukan Sispam Mako |  Bhabinkamtibmas Polsek Pengaron Lakukan Sosialisasi Pungli |  Polsek Pengaron Lakukan Kegiatan Sambangi Warga Desa Benteng |  Inilah Yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Pengaron |  Kapolsek Pengaron Dan Dua Anggota Lakukan Sholat Maghrib Berjamaah Dengan Warga Pengaron | 
MARTAPURA, KALSEL.- Petugas Kepolisian dari Unit Reskrim Sektor Karang Intan berhasil mengamankan seorang laki-laki pelaku tindak pidana yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki ijin edar sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 jo 106 ayat (1) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Pelaku yang bernama  Kamalludin alias Kamal (21 tahun) warga Desa Bangkal Timur Rt. 04 Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar ini diamankan petugas dirumahnya dengan barang bukti berupa 58 butir pil carnophen, Senin (03/10/2016) sekitar pukul 21.30 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Karang Intan IPDA Imam Sayuti menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat. “Masyarakat sudah merasa resah dengan perbuatan pelaku yang sering mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut sehingga melaporkannya kepada kami”, ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, Pak Imam Sayuti menjelaskan setelah memperoleh informasi tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. “Pelaku sudah masuk dalam target operasi kami semenjak diperoleh informasi bahwa pelaku mengedarkan zenith, dan tim kami terus melakukan pengintaian”, terang Kapolsek.

Hingga pada hari senin (03/10/2016), petugas berhasil menciduk pelaku, selain mengamankan barang bukti berupa pil Carnophen petugas juga berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp 60.000,- yang diduga merupakan keuntungan dari penjualan barang haram tersebut. Dari kejadian tersebut pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Karang Intan untuk proses lebih lanjut. Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009, “ungkap pak Imam Sayuti menutup keterangannya.
Kategori: Umum

Berikan komentar