Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kenyamanan Masyarakat Sangat Diutamakan |  Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Sosialisasi Larangan Karhutla Di Desa Binaannya |  Bhabinkamtibmas Bripka Indra Purwadi Sosialisasi Larangan Stop Pungli |  Bripka Yasmin rutin mengajak masyarakat Desa Sungkai untuk cegah pembakaran hutan dan lahan |  Bripka Zainudin Renggur, SH terus sampaikan himbauan larangan Karhutla kepada masyarakat Desa Cabi |  Kapolsek Sambung Makmur langsung ambil apel pagi |  Aipda Andreas Laksanakan ploting pagi depan SDN 1 Madurejo |  Bripka Sugiarto Sosialisasi Karhutla di Desa Maniapun |  Kanit Binmas Dan Bhabinkamtibmas Ajak Warga Tolak Faham Radikalisme |  Bertemu Warganya, Bripka Subandrio Sampaikan Pesan Kamtibmas |  Kapolsek Matraman Pimpin Apel Pagi di Halaman Mako Polsek Matraman |  Ini cara polsek Martapura Timur cegah kebakaran lahan | 
MARTAPURA, KALSEL.- Petugas Kepolisian dari Unit Reskrim Sektor Karang Intan berhasil mengamankan seorang laki-laki pelaku tindak pidana yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki ijin edar sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 jo 106 ayat (1) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Pelaku yang bernama  Kamalludin alias Kamal (21 tahun) warga Desa Bangkal Timur Rt. 04 Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar ini diamankan petugas dirumahnya dengan barang bukti berupa 58 butir pil carnophen, Senin (03/10/2016) sekitar pukul 21.30 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Karang Intan IPDA Imam Sayuti menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat. “Masyarakat sudah merasa resah dengan perbuatan pelaku yang sering mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut sehingga melaporkannya kepada kami”, ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, Pak Imam Sayuti menjelaskan setelah memperoleh informasi tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. “Pelaku sudah masuk dalam target operasi kami semenjak diperoleh informasi bahwa pelaku mengedarkan zenith, dan tim kami terus melakukan pengintaian”, terang Kapolsek.

Hingga pada hari senin (03/10/2016), petugas berhasil menciduk pelaku, selain mengamankan barang bukti berupa pil Carnophen petugas juga berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp 60.000,- yang diduga merupakan keuntungan dari penjualan barang haram tersebut. Dari kejadian tersebut pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Karang Intan untuk proses lebih lanjut. Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009, “ungkap pak Imam Sayuti menutup keterangannya.
Kategori: Umum

Berikan komentar