Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini Yang Dilakukan Polsek Martapura Barat Dalam Beribadah |  Aiptu Zainal Aqli Dan Bripda Indra Jaya Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga Desa Pengaron |  Sholat Berjamaah Yang Dilakukan Personil Martapura Barat |  Polsek Belimbing Adakan Acara Nonton Bareng Piala Dunia Di Desa Sungai Pinang |  Memanfaatkan Warung Serta Pos Kamling Untuk Nonbar Ini Yang Dilakukan Polsek Martapura Barat |  Bripka Robenson Bagikan Maklumat Kapolda |  Bersinergi amankan Haul Akbar ke 212 Maula  Syekh Arsyad Al Banjari |  Bripka Zainudin Renggur, SH bagi – bagikan selebaran larangan Karhutla di Desa Cabi |  Selain Nonbar Polsek Martapura Barat Mewarung Bersama Warga |  Hujan tak jadi hambatan pengamanan haul |  Melalui DDS Bripka Zainudin sosialisasikan larangan Karhutla |  Polsek Martapura Barat Giat Nonbar Bersama Warga | 
MARTAPURA, KALSEL.- Senin (10/10/2016) sekitar pukul 02.00 wita tim Gabungan Reskrim Astambul beserta Buser Polres Banjar dan Banjarbaru telah berhasil  mengamankan 2 orang laki-laki di rumah kontrakan Sungai Ulin Banjarbaru, pelaku yang bernama Ahmad Bian alias Bian (25 tahun) dan Farhan alias Egok (15 tahun) warga Desa 6 Takuti Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Astambul IPTU Ramdan Susila, SH membenarkan penangkapan tersebut dilakukan oleh Polisi gabungan mendatangi rumah Ahmad Bian alias Bian, usai menggelandang Bian, Polisi gabungan kemudian menjemput adik Bian, Farhan alias Egok.
Bermula ketika korban Hj. Nor Rapiah (37 tahun) melaporkan bahwa pada hari Jumat (02/10/2016) sekitar pukul 22.45 wita telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Jl A. Yani Desa Pasar Jati Kec Astambul Kab Banjar, ketika korban mau pulang kerumah  Jl A. Yani Km 53 Rt. 04 Rw. 02 Desa Danau Salak Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar, dari Martapura sesampai dekat SPBU Astambul tiba-tiba korban diikuti oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor jenis dua tak yang langsung memepet korban dan mengambil secara paksa tas korban. Dari dalam tas korban berisi satu lembar KTP, Sim A, Sim C, Atm BRI, STNK dan tiga buah hp merk : OPPO FI, Samsung Galaxi Mega dan Samsung (biasa) yang ditaruh pelapor dibahu sebelah kanan, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 9.000.000,- 
“Saya menghimbau agar masyarakat berhati-hati saat membawa barang berharga, terutama pada malam hari, kalau membawa barang berharga, sebaiknya disimpan dibawah jok. Jangan dikaitkan dibahu, itu memancing jambret bereaksi, ” ungkap pak Ramdan Susila.

Kategori: Umum

Berikan komentar