Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Ahyat Noor Ingatkan Warganya Bahaya Karhutla |  Bripka Sutrisno Melaksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah di Mesjid Da’watul Hasanah Desa Bawahan Selan |  Pemuda & Pemudi Kecamatan Aranio Inginkan Pemilu Damai 2019 |  Bhabinkamtibmas Hadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Binaannya |  Kanit Binmas Wakili Kapolsek Matraman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Bawahan Selan 1 |  Personil Polsek Matraman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Bawahan Selan 1 |  Aiptu Sarto Dan Empat Anggota Lakukan K2YD Dan Cipta Kondisi Desa Pengaron |  Deklarasi Pemilu Damai Komunitas Penjual Durian Desa Padang Panjang Kecamatan Karang Intan. |  Bripka Dede Purnama Ajak Warga Hindari Pungli |  Kegiatan Silaturrahmi Sekaligus Perayaan HUT RAPI Ke 2 Kecamatan Karang Intan |  Deklerasi Pemilu Damai Warga Desa Simpang Tiga Kecamatan Mataraman |  Upaya Bripka Ahyat Noor Cegah Narkoba di Desa Binaannya | 
MARTAPURA, KALSEL. – Polsek Sungai Tabuk berhasil mengamankan seorang laki-laki penjual obat tanpa izin edar berupa Carnophen dan Destro di Pasar Martapura tepatnya di  Desa Sungai Tabuk Keramat Rt. 02 Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar,  Rabu (19/10/2016) sekitar pukul 02.00 wita. Pelaku yang bernama Masrawan (33 thn) warga Sungai Tabuk Keramat Rt. 02 Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.


Menurut Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.IK.,MH melalui Kapolsek Sungai Tabuk AKP Siti Rohayati kejadian berawal saat anggota Reskrim Polsek Sungai Tabuk sedang melakukan patroli cipta kondisi dan melihat 3 tiga orang laki-laki yang sedang duduk dipos Pelabuhan Bom Rt. 02 Sungai Tabuk Keramat setelah didekati dan diadakan pemeriksaan ternyata diatas plapon pos tersebut ditemukan barang bukti berupa  40 (empat puluh) butir tablet jenis Carnophen, 205 (dua ratus lima) butir tablet Destro, uang tunai Rp 20 (dua puluh ribu rupiah), dan 1 buah hp BB warna hitam tipe 9300.              
Lebih lanjut Kapolsek Sungai Tabuk saat dikonfirmasi mengatakan pelaku dijerat dengan pasal 197 jo 106 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Pelaku diancam pidana 10 s/d 15 tahun penjara dan kasus ini terus kita kembangkan demi mencegah bertambahnya korban akibat penyalahgunaan obat-obat terlarang. 

Kategori: Umum

Berikan komentar