Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Anggota Sat Reskrim Polres Banjar Laksanakan Giat Cw |  SPKT Polsek Sungai Tabuk Berikan Pelayan Prima Kepada Masyarakat |  Ipda Rizky Tekankan Anggotanya Untuk Jaga Kekompakan |  Samsat Martapura Layani Wajib Pajak Dengan 3 Hati |  Gencar Sosialisasikan Larangan Pungli Kepada Masyarakat |  Pak SBY Berikan Sosialisasi |  “Bang Jai” Tunggu Bupati Banjar Bongkar Jamban |  Patroli Malam Cegah Aksi Premanisme |  Sikap “Open” Aiptu Pujo |  Rutinitas Anggota Polsek Aranio Pagi Hari |  Personil Polsek Sungai Tabuk Siap Memberikan Pelayanan Prima Kepolisian |  Bersama Dokter & Tenaga Medis, Polsek Aranio Sosialisasi Larangan Pungli | 
MARTAPURA, KALSEL.- Sat Narkoba Polres Banjar telah berhasil mengamankan seorang pelaku sindikat pengedar narkoba jenis shabu-shabu. Pelaku yang bernama Gusti Muhammad Idrus (34 Tahun) warga Jl. Martapura Lama Km. 8.200 Komplek Budi III Rt.12 Blok B Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Selasa (7/11/2016) sekitar pukul 19.30 wita.
Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 (lima) paket shabu-shabu dengan berat 1,55 gram dengan plastik klip, 1 (satu) lembar sobekan kertas timah rokok, 1 (satu) buah hp merk Nokia type E63 warna merah, Uang hasil penjualan sebesar 100.000,- (seratus ribu rupiah), 1 (satu) bundel plastik klip, 1 (satu) buah gunting, 4 (empat) buah isolasi warna putih bening dan 1 (satu) bungkus plastik warna hitam.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.I.K.,M.H melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Aris Munandar,SH.,MA membenarkan penangkap pelaku tersebut terjadi di Jln Martapura Lama Km. 8.200 Komplek Karya Budi III RT. 12 Blok B Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

Bermula ketika anggota Satnarkoba Polres Banjar berhasil mengamankan pelaku Eko Suptianto dengan barang bukti berupa 1 (satu) paket shabu-shabu yang berdasarkan keterangan pelaku shabu-shabu tersebut didapatkan dari pelaku Gusti Muhammad Idrus ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) paket shabu-shabu yang dibungkus dengan kertas timah rokok yang diselipkan pelaku dipinggang celana sebelah kanan dan ketika dilakukan penggeledahan dirumah pelaku ditemukan lagi barang bukti berupa 4 (empat) paket shabu-shabu yang disimpan pelaku diatas lemari kamarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 112 (1) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun penjara dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Kategori: Umum

Berikan komentar