Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Stop Karhutla Ini Yang Disampaikan Polsek Martapura Barat |  Kanit Sabhara Ipda Hairullah S.sos Berikan Arahan Kepada Petugas Posyan |  Serah Terima Tugas Posyan CBS Km 41 |  Bripka Anderei Firmansyah Bacakan Dan Bagikan Brosur Maklumat Kapolda Kalsel Pada Warga Desa Rantau Nangka |  Sambang Desa, Brigadir Haryono Sosialisasikan Ini |  Brigadir Haryono Sosialisasikan Larangan Pungli Kepada Warga Binaan |  Bripka Anderei Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalsel Tentang Larangan Karhutla |  Siap wujudkan wilayah zona integritas, ini yang dilakukan Bripka Zainudin |  Dengan menggunakan spanduk, Bripka Zainudin Renggur, SH cegah pungli |  Setiap hari Bripka Zainudin Renggur, SH mengajak warga Desa Cabi ikut cegah pungli |  Bripka Wahyu Jatmika Bacakan Dan Bagikan Brosur Maklumat Kapolda Kalsel Tentang Larangan Karhutla |  aipda Didik sosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan | 
MARTAPURA, KALSEL.- Satgas Basmi Narkoba Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki- laki yang tertangkap tangan dengan sengaja mengedarkan Psikotropika Golongan IV dan atau memiliki, menyimpan, menguasai Psikotropika golongan IV. Pelaku yang bernama Tazudin alias Udin (62 thn) diamakankan oleh pihak Kepolisian di rumahnya sendiri di Jl Pangeran Abdurahman Rt 09 Rw 02 Kelurahan Pesayangan Selatan Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. Jum’at (9/12/2016) sekitar pukul 10.00 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K.,M.H melalui Kasat Res Narkoba Polres Banjar AKP Alfiando Papona membenarkan penangkapan tersebut oleh anggotanya. Kejadian berawal dari informasi yang didapat Polisi dari warga tentang kegiatan pelaku yang menjual obat terlarang jenis Psikotropika golongan IV, pada saat dilakukan penggeledahan di rumahnya ditemukan barang bukti berupa 30 (tiga puluh) butir obat jenis Alprazolam, 60 (enam puluh) butir obat jenis Diazepam dan 30 butir obat jenis Estazolam yang disimpan pelaku didalam rumah. Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan adalah 1 (satu) buah Hp samsung warna hitam dan uang hasil penjualan sebesar Rp 200.000,- (dua ratus ribu) rupiah .
Lebih lanjut pak Alfiando menjelaskan, saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Banjar guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 197 jo 106 ayat (1) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 Jo 106 ayat 1 UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
Kategori: Umum

Berikan komentar