Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Piket polsek martapura kota patroli seputaran alun-alun martapura |  Piket polsek martapura kota patroli di seputaran masjid alkaromah martapura |  Piket polsek martapura kota patroli kubah sekumpul martapura |  Piket polsek martapura kota patroli atm wilkum martapura kota |  Piket polsek martapura kota cek jumlah tahanan lapas anak martapura |  Piket polsek martapura kota patroli lapas anak martapura |  Piket polsek martapura kota patroli lapas perempuan martapura |  Personil Pos Pelayanan Lebaran, Bantu Mobil Mogok |  Anggota Polsek Simpang Empat rutin sambangi Obyek Vital untuk cegah terjadinya Tindak Pidana |  Bripka Hermansyah sambangi SPBU saat berpatroli untuk ciptakan situasi Kamtibmas yang aman kondusif |  Anggota Polsek Simpang Empat hadir di tengah – tengah masyarakat untuk berikan rasa aman |  Polsek Aranio Laksanakan Pengamanan Objek Wisata Sungai Kembang | 
MARTAPURA, KALSEL.- Sat Reskrim Polres Banjar berhasil mengamankan seorang laki-laki yang memiliki 70 (tujuh puluh) biji obat keras jenis Carnophen di Jl. Kenanga tepatnya didepan Komplek Griya Sekumpul Raya 1 Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, Rabu (14/12/2016). Pemilik barang haram itu diketahui bernama Ahmas Syarif Als Peyek (22 thn) warga Jl. Sekumpul Gg. Madrasah Rt. 05 Rw. 02 Kelurahan Sekumpul Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K.,M.H melalui Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Budi Prasetyo, S.Ik menjelaskan, pada hari Rabu malam Kamis sekitar pukul 02.00 wita Sat Reskrim Polres Banjar melakukan Operasi Cipta Kondisi berhasil mengamankan seorang laki-laki yang mencurigakan, pada saat dilakukan penggeledahan oleh anggota Sat Reskrim ditempat pelaku, ditemukan  barang bukti berupa 1 (satu) strip obat keras jenis Carnophen yang disimpan pelaku dikantong celana sebelah kiri dan 6 (enam) strip lagi ditemukan di kepala sepeda motor milik pelaku yang di bungkus plastik warna hitam dan uang hasil penjualan sebesar Rp. 70.000,- (tujuh puluh ribu rupiah).

Lebih lanjut pak Budi menjelaskan, saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Banjar guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 197 jo 106 ayat (1) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 Jo 106 ayat 1 UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
Kategori: Umum

Berikan komentar