Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini Yang di Lakukan Bhabinkamtibmas, Agar Warganya Cegah Karhutla |  Warga astambul mendukung Polri memberantas berita bohong atau hoax |  Patroli Ke balai desa pingaran Ulu bhabinkamtibmas mensosialisasikan bahaya paham radikalisme |  sosialisasi larangan pungutan liar oleh bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa pingaran Ulu |  Bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan mensosialisasikan bahaya paham radikalisme kepada warga |  Bripka Fadli bhabinkamtibmas Polsek astambul melaksanakan patroli ke desa tambangan guna menjaga keamanan |  Patroli ke Spbu antisipasi membludaknya pembelian Bbm |  Mendatangi warga Salah satu cara bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan mendekatkan diri dengan masyarakat |  Door to door system bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan |  Melalui Giat Sambang Warga, Bripka Subandrio Ajak Warganya Cegah Karhutla |  Bripka M.S. Ariza terus mengajak pemuda – pemuda di Desa Cintapuri untuk tidak coba – coba dengan Narkoba |  Salat berjamaah Salah satu cara bhabinkamtibmas Polsek astambul mendekatkan diri dengan tokoh agama | 
MARTAPURA, KALSEL.- Zenith, obat sediaan farmasi seakan-akan menjadi sesuatu yang sudah sangat akrab dengan kehidupan warga Kalimantan Selatan.
Karena zenith kini masih sangat mudah didapatkan, walaupun sudah ditarik izin edarnya sebagai mana Pasal 197 Sub 196 Undang-Undang No. 2009. Fitriadi (35 thn) warga  Jl. Melati Rt. 01 Rw. 01 Desa Bincau Muara Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, masih berani menjual dan mengedarkan sediaan farmasi tersebut. Tentu saja hal tersebut melanggar Pasal 197-196, Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.
Berkat informasi dari warga, akhirnya ia dibekuk Satuan Reskrim Narkoba Polres Banjar, di pingir Irigasi Desa Bincau Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K.,M.H melalui Kasat Res Narkoba Polres Banjar AKP Alfiando Papona membenarkan penangkapan tersebut. “Kami telah mengamankan Fitriadi (35 thn) beserta barang bukti, pada Rabu 14 Desember 2016 sekitar pukul 08.00 Wita berkat laporan dari masyarakat sekitar, bahwa Fitriadi (35 thn) sering bertransaksi obat tersebut. “ Benar saja ketika kami melakukan penggeledahan di sana terdapat barang bukti berupa 640 (enam ratus empat puluh) strip obat keras jenis Carnophen, 4 (empat) bungkus plastik warna hitam, uang hasil penjualan Rp. 723.000,-  (tujuh ratus dua puluh tiga ribu rupiah), 1 (satu) buah sepeda motor jenis Honda Scoopy No.Pol; Da 6451 BBR warna krem coklat dan 1 (satu) buah Hp merk SAMSUNG warna hitam”. 
Adapun barang bukti yang diamankan di Polres Banjar 300 (tiga ratus) butir obat keras jenis Carnophen yang digantung pelaku dengan plastik warna hitam disepeda motor miliknya, kemudian ditemukan lagi 340 (tiga ratus empat puluh) butir obat keras jenis Carnophen yang dibungkus plastik warna hitam berada dibawah jok sepeda motor tersebut. Kini kami amankan guna pemeriksaan lebih lanjut”, ungkap pak Alfiando

Kategori: Umum

Berikan komentar