Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Patroli Daerah Rawan Kriminalitas |  Pagi-pagi Rutin Lakukan Pengaturan Arus Lalulintas |  GIAT KRYD, CIPKON DAN PATROLI DIALOGIS POLSEK KARANG INTAN |  Giat Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Banit Sabhara Aipda A. Ripani Sholat ‘Isya Berjamaah Di Mesjid Bersama Warga Karang Intan |  Banit Sabhara Aipda A. Ripani Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Himbauan Tolak Pungli Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Bersama Warga Desa Mandiangin Karang Intan |  Sebar Maklumat Kapolres Banjar Bhabinkamtibmas Joko. R Bersama Warga Mandiangin Karang Intan |  Himbauan Tolak Pungli Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Bersama Warga Mandiangin Karang Intan |  Sebar Maklumat Kapolres Banjar Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Bersama Anak Pemuda Kiram Karang Intan |  Himbauan Tolak Pungli Bhabinkamtibmas Bripka Joko. R Bersama Warga Kiram Karang Intan |  Kapolsek Belimbing Akp Avan Suligi S.E Pimpin Apel Pagi | 

MARTAPURA, KALSEL.- Polsek Gambut berhasil mengamankan seorang laki-laki pelaku tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar ” pasal 197 Jo 106 ayat (1) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, pelaku berhasil diamankan di  Jl. Handil Malang Rt 4. Desa Tambak Sirang Baru Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, Rabu (5/04/2017) sekitar pukul 12.00 wita.

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Gambut AKP Sakun, SH, MA menjelaskan bahwa penangkapan pelaku tersebut ketika petugas melihat pelaku sedang menjual obat Zenit / Carnopen di sebuah Rumah di Jl Handil Malang Rt 4 Desa Tambak Sirang Baru selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Gambut.

“Pelaku yang bernama Ashar Ansyari (24 thn)  warga Handil Gantung Rt 2 Desa Balimau Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar. Dari tangan pelaku didapat barang bukti berupa 809 (delapan puluh sembilan) butir obat carnophen dan uang tunai Rp 210. 000”, terang Pak Sakun

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sesuai dengan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.           
Kategori: Umum

Berikan komentar