Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kanit Binmas Aiptu M. Zais. H Himbauan Cegah Karhutla Bersama Warga Desa Mandiangin Barat Karang Intan |  Personil Polsek Gambut Siaga Di Penyeberangan Anak Sekolah |  Kspk Aipda Mulyanto Sholat ‘Isya Berjamaah Di Mesjid Bersama Warga Desa Pandak Daun Karang Intan |  Bhabinkamtibmas Hadiri Isra Mi’raj |  Kanit Intelkam Bripka Wawan. S Dan Bhabin Bripka M. Rif’an Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Bripka Santo Lakukan Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama Warga Pengaron |  Kspk Aipda Mulyanto Dan Bhabin Bripka M. Rif’an Sholat ‘Ashar Berjamaah Bersama Wsrga Desa Lihung Karang Intan |  Aiptu Sarto Polsek Pengaron Lakukan Sholat Maghrib Berjamaah |  Polsek Pengaron Lakukan Patroli Pemukiman Penduduk |  Untuk Kalancaran Arus Lalin, Ka Spk Bersama Bhabinkamtibmas Lakukan Pengaturan |  Sosialisasi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pasca Bencana Dari BPBD Kabupaten Banjar |  GIAT SILATURAHMI DAN DOOR TO DOOR SYSTEM (DDS) SEKALIGUS PEMASANGAN STIKER KE WARGA MASYARAKAT DI WILAYAH KEC. KARANG INTAN | 
MARTAPURA, KALSEL.- Jajaran Satuan Resnarkoba Polres Banjar mengungkap sindikat pengedar pil koplo yang biasa beroperasi. Polisi berhasil mengamankan Hamidan alias Midan dan Abdullah alias Dulah keduanya merupakan warga Desa Simpang Empat Rt. 03 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar. Kedua Pelaku berhasil diringkus di Desa Simpang Empat Rt. 03 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar tepatnya dirumah pelaku, Senin (10/04/2017) sekitar pukul 13.30 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Alfiando Papona mengatakan penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya peredaran obat atau pil Dextromethopan dan Carnophen di wilayah Kabupaten Banjar.
Dari informasi tersebut, anggota kepolisian selanjutnya melakukan penyelidikan serta penyamaran sebagai pembeli pil. “Sempat terjadi transaksi kemudian langsung kami ringkus kedua pelaku tanpa perlawanan, dari tangannya kami mengamankan barang bukti berupa 96 (sembilan puluh enam) butir obat keras jenis Carnophen, 1.352 (seribu tiga ratus lima puluh dua) butir obat keras jenis Dextromethopan yang disimpan didalam plastik besar warna hitam, 3 (tiga) buah bekas bungkus plastik Carnophen, 1 (satu) bundel plastik klip dan Uang hasil penjualan sebesar Rp. 255.000,- (dua ratus lima puluh lima ribu rupiah), ” kata pak Alfiando.
“Kami masih melakukan pengembangan atas kasus ini dan kedua pelaku bisa dijerat dengan pasal 196 dan atau pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” kata pak Alfiando.
Kategori: Umum

Berikan komentar