Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Cegah Karhuta Bripka Robby Hastono Lakukan Penyuluhan Terhadap Masyarakat |  Tak Penah Absen Lakukan Sosialisasi Pungli Ke Warga |  Bripka Lahudin Andi Laksanakan Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga Desa Sungai Pinang |  Polsek Sungai Tabuk Bersama Koramil Sungai Tabuk Bersinergi Amankan Kegiatan Sunatan Massal |  Bripka Samsidar Laksanakan Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga |  Personil Polsek Gambut Lakukan Sosialisasi Cegah Karhuta Melalui Penyuluhan Dan Himbauan |  Kanit Binmas Polsek Sungai Tabuk Hadiri Acara Sunatan Massal Di Desa Sungai Tabuk Keramat |  Bripka Robby Hastono Lakukan Sosialisasi Tentang Karhuta |  Makmurkan Masjid Bhabnikamtibmas Polsek Gambut Lakukan Sholat Berjamaah |  Patroli Malam Polsek Aranio |  Bripka Robby Hastono Lakukan Pengamanan Mako Polsek Gambut |  Bripka Wahyu Jatmika Bentangkan Spanduk Larangan Karhutla Bersama Warga Desa Rantau Nangka | 
MARTAPURA, KALSEL.- Kasus penyalahgunaan obat-obatan semakin marak terjadi di Kabupaten Banjar. Kali ini Unit Reskrim Polsek Martapura kota kembali mengamankan seorang laki-laki yang memiliki 101 butir carnophen/ zenith,Kamis (04/05/2017) sekitar pukul 01.00 wita.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Martapura Kota IPTU Siswadi, SH mengatakan, pelaku yang bernama Ulyani (42 th) warga Jl. Tanjung rema Gg. Rahmat Rt. 9 Rw. 3 KelurahanTanjung rema Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. “Pelaku kami tangkap di Jl.Tanjung rema Gg. Rahmat Kelurahan Tanjung rema Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar,” terangnya.
Penangkapan pelaku tersebut berdasarkan informasi dari warga bahwa di Gg. Rahmat Tanjung rema sering terjadi transaksi obat-obatan, setelah dilakukan lidik oleh unit Reskrim, dan benar ternyata saat itu pelaku Ulyani sering menjual obat-obatan jenis carnophen, Ketika mau menjual atau setelah menjual, Ulyani yang masih ada di TKP oleh unit langsung ditangkap dan digeledah ternyata ditemukan BB berupa 101 butir carnophen. Selain mengamankan carnophen pihaknya juga berhasil mengamankan uang tunai hasil penjualan obat sebanyak Rp.179.000,- (seratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah).
“Pelaku kami ancam dengan Pasal 196 jo Pasal 98 Ayat (2) dan ayat (3) dan atau Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun,” ungkapnya.
Kategori: Umum

Berikan komentar