Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kenyamanan Masyarakat Sangat Diutamakan |  Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Sosialisasi Larangan Karhutla Di Desa Binaannya |  Bhabinkamtibmas Bripka Indra Purwadi Sosialisasi Larangan Stop Pungli |  Bripka Yasmin rutin mengajak masyarakat Desa Sungkai untuk cegah pembakaran hutan dan lahan |  Bripka Zainudin Renggur, SH terus sampaikan himbauan larangan Karhutla kepada masyarakat Desa Cabi |  Kapolsek Sambung Makmur langsung ambil apel pagi |  Aipda Andreas Laksanakan ploting pagi depan SDN 1 Madurejo |  Bripka Sugiarto Sosialisasi Karhutla di Desa Maniapun |  Kanit Binmas Dan Bhabinkamtibmas Ajak Warga Tolak Faham Radikalisme |  Bertemu Warganya, Bripka Subandrio Sampaikan Pesan Kamtibmas |  Kapolsek Matraman Pimpin Apel Pagi di Halaman Mako Polsek Matraman |  Ini cara polsek Martapura Timur cegah kebakaran lahan | 
MARTAPURA,KALSEL – Senyum sumringah pun tergambar jelas diwajah Arbayah, Selasa (6/6/2017) sore. Perempuan yang tinggal seorang diri di sebuah gubuk reyot di RT 2 Desa Malintang Baru Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar ketika itu kedatangan tamu tak terduga.
Ya, polisi berpeci putih dan mengenakan seragam lengkapnya itu tampak membawa bingkisan. Mereka adalah Kapolsek Gambut beserta anggotanya. Bingkisan yg dibawa berisikan sembako, mukena, sarung dan lainnya, bingkisan tersebut pun diserahkan langsung oleh AKP Sakun didampingi Kades dan Ketua RT setempat.
Tak hanya Arbayah, kebahagiaan serupa juga dirasakan dua perempuan berstatus janda lainnya. Mereka adalah Bulkiah (65) dan Sadiyah (55), yang masing-masing merupakan warga Desa Malintang Baru dan Kelurahan Gambut Barat.
Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, SH.,S.I.K.,MH melalui Kapolsek Gambut mengatakan adapun tujuan kegiatan tersebut selain membantu meringankan beban warga tidak mampu. Juga sekaligus ia ingin menanamkan bhabinkamkamtibmas desa agar lebih bisa menyentuh ke masyarakat lapisan bawah.
“Harapan dengan berbagi di bulan Ramadan ini dapat mendekatkan lagi polisi dengan seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Sedangkan Arbayah sendiri mengaku sangat senang atas kedatangan anggota polisi berpeci tersebut. Terlebih ia tinggal di sebuah gubuk pematang persawahan tersebut sebetulnya hanya menumpang berkat keringanan hati sang pemilik sawah.
“Kesehariannya saya yang ambil buruh tani. Tinggal di sini karena tidak ada tanah, jadi terpaksa menumpang,” ungkap janda yang berusia 42 tahun itu.
Kategori: Umum

Berikan komentar