Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Monitoring Penggunaan Dana Desa Di Desa Mali-Mali |  Monitoring Penggunaan Dana Desa Di Desa Sungai Arfat |  Di Hari Kedua Pelaksanaan Monitoring Dana Desa |  Aipda suwarman pimpin apel pagi |  Ini pesan Kanit Intel saat apel pagi |  Kapolsek Gambut tempatkan anggota di daerah rawan lakalantas |  Cegah lakalantas, ini cara polsek Gambut |  Ipda Suwarji, masyarakat harus tahu bahaya mercury |  Ini pesan Bripka Sutris saat kunjungi desa Binaannya |  Bripka Trisno sambangi desa Antasan Senor |  Ini cara polsek Timur cegah penggunaan mercury |  Jalin silahturahmi, ini yang dilakukan polsek sungai tabuk | 
MARTAPURA,KALSEL – Polres Banjar kembali menyambangi warga kurang mampu yang dalam memenuhi kehidupan sehari-hari, Rabu (14/6/2017). Nenek Salbiah (70 th) warga Desa Kelampaian Ilir, Rt. 04 Kec. Astambul Kab. Banjar menjadi warga pertama yang dikunjungi Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, SH.,S.I.K.,MH. Kegiatan ini masih merupakan rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-71 tahun 2017.
Bersama para Polwan Srikandi Bungas, Nette Boy rela melewati jalan berlumpur untuk tiba gubuk Nenek Salbiah yang berada dipedalaman desa. Melihat kondisi Nenek Salbiah yang sebaya dengan Ibunya, Nette Boy pun langsung mencium tangan Nenek Salbiah layaknya hormat seorang anak kepada orang tua.
Disana Nenek Salbiah tinggal seorang diri tanpa ada sanak keluarga yang menemani. “Iya, Nenek Salbiah biasa sehari-hari hanya sendiri dirumah” jelas ketua RT setempat.
Selain menyerahkan bingkisan yang berisi sembako, Nette Boy juga sempat berbincang-bincang dengan Nenek Salbiah. “Bagaimana keadaan kesehatan Ibu?” tanya Nette Boy sembari duduk mendekat.
“Alhamdulillah sehat” jawabnya dengan suara pelan terbata-bata.
Nette Boy sedikit kaget ketika mendengar bahwa diusia senja Nenek Salbiah masih bekerja untuk memenuhi kehidupan sehari-harinya. “Saya pelan-pelan masih bisa bekerja menanam padi minjam lahan orang” ungkap Nenek Salbiah.
Dengan nuansa hati sedih terenyuh, Nette Boy berserta Polwan Srikandi Bungas pun beranjak pergi untuk mendatangi warga lain yang bernasib sama seperti Nenek Salbiah. “Ibu, kami mohon do’anya, kami mau pamit dulu” kata Nette Boy.
Sembari menengadahkan kedua tangannya, Nenek Salbiah memanjatkan do’a untuk institusi Polri dan tersebit sedikit harapan beliau semoga bisa bertemu lagi dengan Kapolres berpeci putih itu. “Syukur Alhamdulillah kita bisa bertemu, terima kasih, saya senang dan mudah-mudahan kita bisa berjumpa lagi” harap Nenek Salbiah.
Tidak hanya Nenek Salbiah, Nette Boy bersama puluhan Polwan Polres Banjar juga mengunjungi 3 (tiga) orang warga miskin lainnya diwilayah Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar. Diantaranya Bapak Jamik (70 th) alamat Desa Kelampaian Ilir Rt.01, Mbah Masriah (150 th) dan anaknya Ibu Ardiah (80 th) alamat Desa Tambangan Rt.03, Nenek Jubai (68 th) alamt Desa Tambangan.
Melalui kegiatan ini, Nette Boy berharap tidak ada lagi jarak antara Kepolisian dengan masyarakat. “Kami para Polisi dengan masyarakat baik itu kalangan atas, menengah apalagi masyarakat bawah kita itu sama dengan mereka” tutur Nette Boy.

Kategori: Umum

Berikan komentar