Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Tim Tekap Melaksanakan Giat K2YD |  Personil Polsek Gambut Lakukan Pengaturan Lalulintas Untuk Cegah Terjadinya Kemacetan |  Tim Tekap Sat Reskrim Polres Banjar Melaksanakan Giat K2YD |  Memakmurkan Mesjid |  Personil Polsek Gambut Lakukan Pengaturan Lalulintas Untuk Cegah Terjadinya Kemacetan |  Sholat ‘Isya Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Polsek Gambut Perketat Pengawasan Di Ruang Tahanan |  Kegiatan Patroli Cipta Kondisi Polsek Karang Intan |  Cegah Aksi Curanmor Personil Polsek Gambut Lakukan Patroli Rutin |  Kegiatan Apel Pagi Anggota Polsek Karang Intan |  Kanit Binmas Polsek Gambut Ipda Hairullah S.sos. Melatih Para Security Perusahaan Yang Ada Di Wilayah Gambut |  Ramaikan Mesjid Ka SPK Regu 3 Polsek Belimbing Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah Bersama Warga Desa Sungai Pinang | 
MARTAPURA,
KALSEL – Dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan “Peti Intan –
2017”, Kepolisian Resort Banjar berhasil meringkus Suwandi alias Wandi
penambang emas ilegal di areal Kebun Karet, Senin (25/7/2017) sekitar pukul 12.00 wita.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 (dua) buah mesin
dumping merek Sanghai, pipa / slang dan karet sebagai penyaring pasir
yang biasa digunakan pelaku untuk melakukan aktifitas ilegalnya.
Kapolres
Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim
AKP Sofyan, S.I.K mengatakan “Saat dilakukan penyergapan pelaku tengah
beraktivitas menambang, pelaku di tangkap di lokasi tambang emas di
areal kebun karet di Dusun Rejo Santoso Desa Baru Rt.02 / Rw.01 Desa Sungai Jati Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar.
“Penambangan
emas disepanjang kebun karet marak terjadi sejak lama. Akibat
penambangan itu, terjadi kerusakan ekosistem dan lingkungan sekitar.
Perkebunan rusak serta air sungai menjadi keruh”,  ucapnya.
Kemudian pelaku dan barang bukti di bawa ke Mapolres Banjar guna dilakukan proses lebih lanjut. Atas
perbuatannya pelaku dijerat pasal ini 158 UU RI No. 4 Tahun 2009
tentang pertambangan mineral dan batubara,”Setiap orang yang dengan
sengaja melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK dipidana
dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda paling banyak 10
Milyar Rupiah”

Kategori: Umum

Berikan komentar