Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polres Banjar Dirikan Posko Dapur Umum |  Anev Akhir Tahun Sat Reskrim Polres Banjar |  Aiptu Awaludin pimpin razia pengunjung warung malam |  Mendekati pergantian tahun, Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Patroli Malam |  Patroli Blue Light efektif cegah kejahatan |  Ucapan Selamat Buat 83 Personil Yang Naik Pangkat |  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Kegiatan Patroli Blue Light Polsek Karang Intan |  Kegiatan Patroli Polsek Karang Intan Ke Obvit |  Kegiatan Sispam Mako Polsek Karang Intan |  Ciptakan Kamtibmas kondusif melalui Patroli Cipkon |  Aipda Agung pantau Kamtinmas Wilkum Polsek Simpang Empat melalui Patroli Cipkon |  Kegiatan Pasar Malam di Desa Simpang Empat mendapat pantauan dari Polsek dan Koramil Simpang Empat |  Polsek dan Koramil pantau kegiatan Pasar Malam |  Polsek dan Koramil Simpang Empat himbau pengunjung Pasar Malam patuhi protokol kesehatan |  Patroli Bersama di Pasar Malam Simpang Empat Pengaron |  Bhabinkamtibmas selalu mengingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan |  Sosialisasi New Normal dan ingatkan masyarakat untuk memakai masker |  Sampaikan New Normal dalam memutus penyebaran virus covid-19 | 

MARTAPURA, KALSEL.- Kebakaran hutan kini sudah sering terjadi, khususnya di hutan dan lahan gambut yang banyak ditemui di Negara Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan.

Banyak faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan gambut seperti contohnya yang paling sering terjadi adalah akibat dari musim kemarau dan akibat aktivitas manusia seperti membuang puntung rokok sembarangan sampai aktivitas ilegal perusahaan-perusahaan nakal yang membuka lahan dengan cara dibakar. Kebakaran hutan menimbulkan banyak dampak negatif yang merugikan baik itu dari segi ekologi hingga ekonomi bahkan dapat merusak kesehatan pernafasan.

Menjelang semakin dekatnya musim kemarau, Polres Banjar semakin gencar melakukan sosialisasi tentang larangan membuka hutan dan lahan dengan cara dibakar. Salah satunya dengan mendirikan Posko Karhutla yang berada di Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, tepatnya di depan SPBU Sungai Tabuk.

Selain itu, melalui prajurit ujung tombaknya, para Bhabinkamtibmas, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H memerintahkan untuk lebih sering melakukan patroli, sambang desa, hingga memberikan himbauan serta penerangan kepada masyarakat.

“Kita harus selalu siap dalam menghadapi datangnya musim kemarau yang dapat berakibat timbulnya Karhutla,” ucap AKBP Takdir atau yang lebih dikenal dengan sapaan Nette Boy.

“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh Bag, Sat dan Kapolsek, terutama Bhabinkamtibmas agar lebih gencar lagi memberikan himbauan kepada masyarakat maupun badan usaha untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” lanjut Nette Boy.

Masih menurut Nette Boy, Kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan negara secara ekonomi. “Akibat asap yang mengganggu wilayah sekitar lokasi hutan, banyak aktivitas manusia yang terganggu hingga terpaksa berhenti mulai dari sekolah hingga perdagangan,” terangnya.

“Oleh karena itu, berdampak buruk pada perputaran ekonomi di wilayah sekitar, sehingga mengalami kerugian. Selain ekonomi, asap yang sampai ke wilayah negara tetangga juga dapat berakibat buruk bagi hubungan bilateral Indonesia,” tegas Nette Boy.

Kategori: Himbauan

Berikan komentar