Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Kegiatan Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  DDS rutin dilakukan personil Polsek Simpang Empat |  Berbagai himbauan Kamtibmas rutin disampaikan Aipda Zainudin di Desa Cabi |  DDS rutin dilakukan Aipda Zainudin untuk sampaikan himbauan Kamtibmas |  Saat bertemu masyarakat, Aipda Zainudin selalu sampaikan pesan Kamtibmas |  Mewarung sambil sampaikan pesan Kamtibmas, biasa dilakukan Aipda Zainudin |  Aplikasi SMART Polres Banjar terus disosialisasikan oleh anggota Polsek Matraman |  Anggota Polsek Matraman giat ploting pagi memberikan rasa aman kepada masyarakat |  Memakmurkan Masjid Dengan Shalat Berjamaah di Lakukan Aipda Sutikno |  Makmurkan Mesjid Aipda Sutikno Shalat Dzuhur Berjamaah |  Arus Lalu Lintas Lancar dan Warga Merasa Nyaman |  Bripka Handri Melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah | 

MARTAPURA, KALSEL.- Polsek Martapura Timur melalui Bhabinkamtibmas Desa Tambak Anyar Ulu, Kecamatan Martapura Timur Bripka Wayan Sugiarto, melaksanakan giat Problem Solving dalam memecahkan permasalahan yang terjadi antara warga Desa Tambak Anyar Ulu yang dipicu faktor salah paham di Kantor Pambakal Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Jumat (04/08/2017) malam.

Hadir dalam kegiatan Problem Solving tersebut, Pembekal Desa Tambak Anyar Ulu, Ketua RT 03 Desa Tambak Anyar Ulu, Khairudin selaku tokoh agama, dan kedua keluarga yang terlibat selisih paham.

Kapolsek Martapura Timur, Ipda H. Suwarji melalui Bhabinkamtibmas Bripka Wayan Sugiarto menjelaskan, permasalahan salah paham tersebut terjadi antara Alimatu Sadiyah dengan Rusmakiah yang merupakan warga Desa Tambak Anyar Ulu RT 03, Kecamatan Martapura Timur.

Namun, berkat Problem Solving yang dilakukan Bhabinkamtibmas bersama tokoh masyarakat yang ikut mencarikan solusi jalan keluar permasalah antara kedua warga yang saling beredekatan rumahnya tersebut berhasil diselesaikan dengan baik.

“Setelah kita cari tahu akar permasalahan antara kedua warga tersebut, dan berhasil menemukan solusi dari permasalahannya, akhirnya perselisihan antar keduanya dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Bripka Wayan.

Selanjutnya ditambahkan Bripka Wayan, antara kedua pihak yang berselisih juga sudah membuat surat perjanjian disertai dengan materai yang disaksikan oleh kedua belah pihak keluarga dan tokoh masyarakat yang hadir dan membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Keduanya juga sudah membuat surat perjanjian disertai materai dan disaksikan aparatur Desa dan tokoh agama setempat,” ujar Bripka Wayan.

Kategori: Berita, Kegiatan

Berikan komentar