Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polres Banjar Dirikan Posko Dapur Umum |  Anev Akhir Tahun Sat Reskrim Polres Banjar |  Aiptu Awaludin pimpin razia pengunjung warung malam |  Mendekati pergantian tahun, Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Patroli Malam |  Patroli Blue Light efektif cegah kejahatan |  Ucapan Selamat Buat 83 Personil Yang Naik Pangkat |  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Kampung Tangguh di Kecamatan Simpang Empat |  Patroli Cipkon Polsek Simpang Empat rutin sambangi daerah rawan kejahatan untuk ciptakan situasi kondusif |  Aiptu M. Razak sambangi obyek vital agar masyarakat merasa terayomi |  Cegah terjadinya Tindak Pidana, Aiptu M. Razak pimpin Patroli Cipkon |  Menghadirkan Rasa Aman Melalui Kegiatan Patroli Cipkon Polsek Simpang Empat |  Sosialisasikan New Normal Kepada Masyarakat Kec Aranio |  Anggota Polsek Aranio Laksanakan Patroli Malam |  Kegiatan Patroli Cipkon dan Himbauan New Normal serta KRYD di Wilkum Polsek Karang Intan |  Kegiatan Patroli Polsek Karang Intan Ke Tempat Obvit |  Pengamanan penyaluran BLT Desa Gunung Ulin |  Polsek Mataraman Sosialisasikan New Normal Ditengah Pandemi Covid-19 |  Sispam Mako Bentuk Kesiapan Personil Polsek Matraman | 

MARTAPURA, KALSEL.- Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete S.H., S.I.K., M.H memerintahkan anggotanya untuk bisa menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, Minggu (6/8/2017) sekitar pukul 13.300 wita.

Kejadian bermula pada saat SN bertemu dengan seorang laki-laki yang mengaku sebagai teman lamanya MA. Karena kesalahpahaman antara SN dan MA mengakibatkan MA memukul SN dengan tangan kosong mengenai bibir dan pelipis SN yang menyebabkan bengkak pada bibir dan pelipis.

Setelah dilakukan pertemuan olah Bhabin Brigadir Hendra yang berkoordinasi dengan Kanit binmas Martapura Kota Ipda Endro, kemudian dibawa ke penjagaan Polsek Martapura Kota setelah dilakukan konfrontasi langsung perkara tersebut dapat diselesaikan secara kekluargaan karena kedua belah pihak saling mengakui sebab akibat terjadinya pemukulan. Dengan di saksikan ketua Rt Rw Sekumpul dan keluarga kedua belah pihak serta saksi akhirnya permasalahan dapat dilaksanakan dengan Alternatif Desputy Restoration (ADR) atau penyelesaian masalah diluar jalur hukum. Kalau di Binmas istilahnya pemecahan masalah atau problem solving sebagai salah satu tugas Bhabin di desa.

Lebih lanjut, Problem Solving dilakukan harus berdasarkan keinginan kedua pihak terutama korban dan itu disampaikan harus tanpa tekanan dan pengaruh dari pihak manapun, sedangkan Bhabinkamtibmas Sekumpul Polres Banjar hanya sebagai mediator saja dan memastikan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk damai dan tidak akan saling menuntut dikemudian hari. Sebagai bukti dilampirkan dengan sebu

ah surar perjanjian damai dari kedua belah pihak secara tertulis dan di tanda tangani masing-masing pihak disaksikan oleh RT setempat dan pihak keluarga.

Tugas Bhabin tidak hanya sampai disitu saja tapi dalam waktu minimal 2 bulan harus tetap memantau perkembangan yang terkait untuk mengantisipasi terulangnya kembali kejadian yang sama. “Semua perkara tidak harus diselesaikan dengan proses Pidana dan dilihat dari tindak Pidana kasus perkasusnya, kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan kedua belah pihaksetuju maka penyelesaian secara kekeluargaan bisa dilakukan”, tutur Nete Boy sapaan akrabnya.

Kategori: Berita

Berikan komentar