Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Gambut Bersihkan Sampah Di Sungai |  Patroli Dialogis Tekan Faham Radikal Dan Premanisme |  Sat Sabhara Atasi Kabel Jaringan Listrik Penyebab Kemacetan |  Serah Terima Tugas Jaga Di Polsek Martapura Barat |  Kanit Sabhara Pimpin Apel Pagi Di Polsek Martapura Barat |  Ka SPK Polsek astambul pantau arus lalu lintas Jalan A Yani |  Apel Pagi Di Polsek Martapura Barat |  Bripka Dodi bhabinkamtibmas Polsek Astambul sosialisasi larangan pungli bersama petugas parkir |  Polsek Sungai Tabuk Himbau Warga Dengan Mewarung Bersama |  Ipda Muhidin, SH Mewarung Bersama Warga |  Stop Karhutla, Brigadir Haryono Himbau Warga |  Sosialisasi Larangan Karhutla Kepada Warga Binaan | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Hal yang tak biasa terjadi di halaman belakang rumah Saifuji, Kamis (10/8/2017). Pagi itu sekitar pukul 10.00 wita, puluhan orang berkerumun ditanah kosong yang berada di Desa Bawahan Pasar Kecamatan Mataraman. Keberadaan mereka untuk menyaksikan pembuktian tentang adanya makam Abdurrahman Bin Muhammad dan makam Syarifah Amina Al Idrus berdasarkan mimpi dari M. Kamarudin.

Atas persetujuan dari pemilik tanah,Saifuji, penggalian pun langsung dilakukan oleh enam orang warga yang disaksikan oleh Camat Mataraman, Perwakilan dari kementerian agama Drs. H. Izuddin M.Ag., Kepala Kesbangpol Kab. Banjar, Ketua MUI Kec. Mataraman, Pembakal Bawahan Pasar dan Pembakal Lok Tamu, serta warga setempat sebanyak 60 orang.

Kapolsek Mataraman AKP Rissan Simaremare bersama sembilan anggotanya juga berada disana untuk mengamankan proses kegiatan tersebut.

“Berdasarkan petunjuk Bapak Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H., saya bersama anggota datang kesini melaksanakan pengamanan agar tercipta rasa aman dan nyaman untuk masyarakat yang berada disekitar sini, serta untuk memastikan semua berjalan lancar, ” ucap Rissan.

Setelah dilakukan penggalian sedalam tiga meter, dititik yang dimaksud dalam mimpi M. Kamarudin. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda adanya makam yang dimaksud.

Menyikapi kejadian tersebut, Polsek Mataraman melakukan problem solving untuk memastikan permasalahan ini benar-benar selesai.

“Fakta sudah didapat, kepastian sudah mereka rasakan maka dari itu sekaranglah peran Polri melalui Bhabinkamtibmas Desa Bawahan Pasar ini untuk membuat kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu Bapak Saifuji dengan Bapak M. Kamarudin untuk permasalahan ini dianggap selesai dan tidak ada lagi permasalahan dikemudian hari,” terang Kapolsek.

Diketahui sebelumnya M. Kamarudin mendapatkan mimpi tentang adanya sebuah makam keramat yang berada ditanah milik Saifuji. Kemudian dari mimpi M. Kamarudin tersebut, dibenarkan oleh seorang habib di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Berdasarkan keterangan dari habib yang tidak diketahui identitasnya tadi, terdapat sembilan makam para habib dan syarifah dihalaman belakang rumah saifuji. Dan apabila makam tersebut tidak dibongkar maka akan ada musibah atau bala yang menimpa warga desa. Mendengar kabar itu warga merasa resah dan takut ramalan akan menjadi kenyataan sehingga Kepala Desa dan tokoh-tokoh masyarakat mengadakan pertemuan pertama dengan Camat, Kapolsek serta Danramil untuk mencari jalan keluarnya pada tanggal 3/8/2017 lalu.

 

Penulis : Andriani

Editor : Irwan

Publish : Irwan

Sumber : Humas Polsek Mataraman

Kategori: Berita, Himbauan, Kegiatan

Berikan komentar