Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Wahyu Jatmika Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Bripka Lahudin Andi Firdaus Laksanakan Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga Desa Sungai Pinang |  Ka SPK Polsek Belimbing Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Tokoh Masyarakat Desa Rantau Bakula |  Cegah Pungli Bripka Lahudin Andi Firdaus Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Desa Rantau Bakula |  Bripka Wahyu Jatmika Ajak Warga Desa Rantau Bakula Hindari Pungli |  Bripka Wahyu Jatmika Sosialisasikan Tentang Saber Pungli Pada Warga Desa Rantau Bakula |  Ka Spk Sarto Dan Dua Anggota Polsek Pengaron Lakukan Patroli Cipta Kondisi |  Kanit Provos dan Kanit Intelkam Polsek Pengaron Lakukan Sholat Dzuhur Berjamaah |  Kegiatan Patroli Cipta Kondisi Polsek Karang Intan. |  Aiptu Sarto Dan Bripka Sus Santo Polsek Pengaron Lakukan Sholat Isya Berjamaah Bersama Warga |  Kegiatan Sholat ‘Isya Berjamaah Kspk Aipda Sugiono Dan Bhabinkamtibmas Brigadir Agus. TB Bersama Warga Karang Intan |  Kegiatan Sholat Magrib Berjamaah Kspk Aipda Sugiono Dan Bhabinkamtibmas Brigadir Agus. TB | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Dua warga di Desa Cabi, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar akhir berdamai di Mapolsek Simpang Empat, Selasa (22/8/2017) siang. 

Perdamaian tersebut merupakan buntut  atas percecokan dua warga yang berlanjut dengan peristiwa Nurlaina (43) yang melakukan pemukulan terhadap Jubaida (48). 

Sementara, kekesalan Nurliana sendiri sebelumnya bukan tanpa sebab. Melainkan bentuk tidak terimanya setelah melihat postingan status Facebook Jubaida yang menjelekkannya sekitar sepekan yang lalu. 

Namun, berkat kesabaran yang dilakukan anggota bhabinkamtibmas Polsek Simpang Empat, Bripka Zainudin yang melakukan pendekatan kepada kedua berseteru. Kini Nurlaina dan Jubaida pun akhirnya berdamai. 

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Wahyu Ismoyo Jayawardana membenarkan kejadian itu. 

Belajar dari kejadian tersebut, Wahyu juga mengimbau kepada masyarakat terutama di wilayah hukumnya, agar lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial (medsos). 

“Pesat teknologi dan medsos saat ini memang sangat memberikan akses yang luas bagi kita berekspresi dan menggali informasi. Tapi bukan berarti kita bisa semena-mena menggunakannya sehingga melukai dan merugikan orang lain,” imbaunya.

 

Kategori: Berita

Berikan komentar