Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini Yang di Sampaikan Aipda M.Imam Hambali Saat Bertemu Warganya di Desa Pasiraman |  Ini Yang di Lakukan Bhabinkamtibmas, Agar Warganya Cegah Karhutla |  Warga astambul mendukung Polri memberantas berita bohong atau hoax |  Patroli Ke balai desa pingaran Ulu bhabinkamtibmas mensosialisasikan bahaya paham radikalisme |  sosialisasi larangan pungutan liar oleh bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa pingaran Ulu |  Bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan mensosialisasikan bahaya paham radikalisme kepada warga |  Bripka Fadli bhabinkamtibmas Polsek astambul melaksanakan patroli ke desa tambangan guna menjaga keamanan |  Patroli ke Spbu antisipasi membludaknya pembelian Bbm |  Mendatangi warga Salah satu cara bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan mendekatkan diri dengan masyarakat |  Door to door system bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan |  Melalui Giat Sambang Warga, Bripka Subandrio Ajak Warganya Cegah Karhutla |  Bripka M.S. Ariza terus mengajak pemuda – pemuda di Desa Cintapuri untuk tidak coba – coba dengan Narkoba | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Rabu (23/8/2017) Polsek Simpang Empat melakukan pemasangan spanduk larangan membakar hutan dan lahan menyikapi musim kemarau yang sudah mulai dirasakan khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan. Spanduk yang berjumlah 10 buah tersebut dipasang sepanjang jalan A. Yani yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Simpang Empat karena jalan tersebut merupakan jalur utama yang banyak dilalui masyarakat.

“Spanduk tersebut ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha dibidang Kehutanan, Perkebunan, dan Pertanian di Kecamatan Simpang Empat untuk tidak membuka lahan (Land Claring) dengan cara membakar,” ucap Kapolsek Simpang Empat AKP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K.

Pemasangan spanduk tersebut dilakukan oleh Kanit Binmas Aiptu Tri Widodo, S.Pd beserta para Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Empat.

“Tujuan pemasangan spanduk larangan Karhutla tersebut adalah untuk semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat khususnya di Kecamatan Simpang Empat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan saat akan bercocok tanam (membuka lahan) karena dampak asapnya sangat berbahaya untuk kesehatan dan membuat udara menjadi tidak sehat,” lanjut Kapolsek menyampaikan pesan Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete S.H.,  S.I.K., M.H. melalui kegiatan tersebut.
 

Masih menurut AKP Wahyu Ismoyo, pihak Kepolisian menghimbau kepada seluruh warga masyarakat di Kecamatan Simpang Empat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan karena perbuatan tersebut merupakan tindakan melanggar hukum dan bisa diancam dengan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78 ayat 3 dan ayat 4 Undang-undang nomo 41 tahun 2009 tentang Kehutanan dengan lama hukuman 5 sampai 15 tahun, atau denda paling banyak Rp 5 Milyar, daan pasal 187 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Kemudian pasal 48 ayat 1 Undang-undang nomor 18 tahun 2004 tentang Perkebunan,  Pasal 108 Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda Rp 10 milyar,” sambungnya.

Berikan komentar