Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Patroli ke Pemukiman Penduduk |  Patroli Dialogis Personil Polsek Gambut |  Penyuluhan Di Pondok Pesantren Darul Falah |  Pelaksanaan Supervisi Kasat Resnarkoba Ke Polsek Sambung Makmur |  pelayanan prima bripda audi di samsat martapura |  pelayanan prima samsat martapura |  Deklarasi Pemilu Aman Damai dan Sejuk |  Polsek Sambung Makmur Kampanyekan Anti Kebakaran Hutan Dan Lahan |  Cegah Kemacetan Polisi Rutin Ploting Pagi |  Anggota Polsek Sholat Berjamaah dengan warga |  Aksi Ipda H.Tata |  Anggota Sat Lantas Polres Banjar Urai Perpadatan | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Untuk menangkal beredarnya paham radikalisme di wilayah Kabupaten Banjar Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete S.H., S.I.K., M.H. memberi himbauan kepada seluruh jajaran terutama para Kapolsek Jajaran Polres Banjar, untuk selalu aktif melakukan pendekatan dan memberikan sosialisasi tentang bahaya paham radikalisme tersebut bagi keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Menindaklanjuti himbauan Kapolres Banjar tersebut, Kapolsek Martapura Timur, Ipda H. Suwarji melalui Kanit Binmas melakukan sosialisasi bahaya paham radikalisme di Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kamis (24/8/2017) sekitar pukul 11.00 wita.

Kedatangan Kanit Binmas bersama Kanit Provost Polsek Martapura Timur itu disambut oleh Tokoh Agama Desa Dalam Pagar Ulu, Guru H. Mazani dan Guru H. Salim.

Kedua tokoh agama tersebut menyambut baik kegiatan yang dilakukan pihak kepolisian dari Polsek Martapura Timur itu untuk bersama-sama mendukung program Polri terkait mecegah beredarnya paham radikalisme, Isis, serta Ormas anti Pancasila.

“Kami selalu mendukung program Polri dalam hal menolak paham radikalisme, Isis di wilayah kami,” kata salahsatu tokoh agama Desa Dalam Pagar Ulu.

Sementara itu, Kapolsek Martapura Timur, Ipda H. Suwarji mengatakan bahwa, kegiatan yang dilaksanakan anggotanya tersebut bertujuan untuk menggandeng tokoh agama sebagai mitra Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas.

“Tokoh Agama sebagai panutan masyarakat dan juga santri diharapkan dapat membantu memberikan pengertian akan bahaya Paham Radikalisme dan Terorisme,” kata Bang Aji, sapaan akrab Kapolsek Martapura Timur itu.

Bang Aji melanjutkan, dengan adanya kepedulian masyarakat dalam hal cegah dan tangkal berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di wilayah Martapura Timur semakin memudahkan pihak Kepolisian untuk mendeteksi dini munculnya paham yang dapat merusak situasi kemanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan bantuan masyarakat, kita semakin mudah mendeteksi keberadaan paham radikalisme, agar dapat segera ditumpas sehingga tidak melebar ke masyarakat luas,” imbuhnya.

Dengan kegiatan seperti ini, Kapolsek berharap agar wilayah Kecamatan Martapura Timur terbebas dari paham Radikalisme dan Terorisme demi terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

 

Berikan komentar