Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Kegiatan Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  DDS rutin dilakukan personil Polsek Simpang Empat |  Berbagai himbauan Kamtibmas rutin disampaikan Aipda Zainudin di Desa Cabi |  DDS rutin dilakukan Aipda Zainudin untuk sampaikan himbauan Kamtibmas |  Saat bertemu masyarakat, Aipda Zainudin selalu sampaikan pesan Kamtibmas |  Mewarung sambil sampaikan pesan Kamtibmas, biasa dilakukan Aipda Zainudin |  Aplikasi SMART Polres Banjar terus disosialisasikan oleh anggota Polsek Matraman |  Anggota Polsek Matraman giat ploting pagi memberikan rasa aman kepada masyarakat |  Memakmurkan Masjid Dengan Shalat Berjamaah di Lakukan Aipda Sutikno |  Makmurkan Mesjid Aipda Sutikno Shalat Dzuhur Berjamaah |  Arus Lalu Lintas Lancar dan Warga Merasa Nyaman |  Bripka Handri Melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Tidak terima dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh saudaranya sendiri, Black (22) warga Sei Bokor, Kecamatan Mataraman, Retno (47) ibu rumah tangga ini melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Polsek Mataraman Polres Banjar Selasa (22/8/2017) kemarin.

Kapolsek Mataraman, AKP Rissan Simaremare membenarkan kejadian tersebut, “Kita sudah terima laporan dari korban Retno (47) warga Desa Sei Bokor, Kecamatan Mataraman kemarinm,” kata Kapolsek Mataraman, Rabu (23/8/20167) sore.

Rissan melanjutkan, kronologi tindak kekerasan yang dialami korban bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban untuk mencari Heri, kebetulan pada saat itu, Heri tidak berada di rumah, karena sedang berada di Banjarbaru. Namun, pelaku tetap nekat memasuki rumah korban dengan membawa kayu ulin yang digunakan pelaku untuk menggedor pintu dapur tempat korban bersembunyi.

“Korban sudah menjelaskan bahwa, yang dicari pelaku (Heri) tidak ada di rumah, tapi pelaku tetep nekat masuk mencari keberadaan Heri hingga masuk kedalam rumah korban,” jelas Rissan.

Rissan melanjutkan, korban yang merasa ketakutan dengan ulah pelaku berusaha bersembunyi di balik pintu dapur, namun pelaku berhasil membuka pintu dapur korban, dan terjadilah peristiwa dorong-mendorong antara pelaku dan korban.

Akibat aksi yang tidak seimbang itu, akhirnya korban sempat terkena pukul oleh kayu ulin yang dibawa pelaku, dan mengakibatkan luka memar di tangan korban.

“Terjadi insiden dorong-mendorong antar keduanya, karenanya korban sempat terkena pukulan kayu ulin yang dibawa pelaku, hingga mengalami luka memar di tangnnya,” ucapnya.

Masih Rissan, karena merasa tidak terima dengan perlakuan pelaku, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, karena menurut pengakuan korban, pelaku yang masih saudara korban ini tidak hanya sekali melakukan perbuatan onar seperti sekarang.

“Pelaku ini sering berbuat onar, karena diduga sering mabuk-mabukan, dan sebelumnya juga sudah melakukan hal yang sama dan sempat dimediasi oleh anggota Polsek Mataraman,” jelasnya.

Setelah mendapat laporan dari korban, anggota Polsek Mataraman segera mencari keberadaan korban dan berhasil mengamankan korban beserta barang bukti sepotong kayu ulin, yang dibuat pelaku memukul korban.

“Pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” tandas Kapolsek Mataraman, AKP Rissan Simaremare.

 

Kategori: Berita

Berikan komentar