Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  “Jumat Taqwa” Polsek Simpang Empat lakukan pengaturan arus Lalu lintas di depan Masjid At Taqwa |  Sungai Desa Kayu Bawang Di Ceburi Polisi ada Apa…. |  Bentuk Sinergitas Polri,TNI, Dan Masyarakat Berbaur Bersama Membersihkan Aliran Sungai Di Gambut |  Masyarakat, TNI-POLRI Terjun Ke Sungai Ada Apa…. |  TNI-POLRI Dan Warga Masuk Ke Sungai Ada Apa…… |  Setiap hari Jumat Polsek Simpang Empat rutin bagikan sembako kepada warga yang kurang mampu |  Jumat Berkah ” Indahnya berbagi dengan sesama ” Polsek Simpang Empat bagikan sembako kepada warga yang kurang mampu |  Bripka Arief Maulana Berikan Pelatihan Kepada Anggota Satuan Pengamanan |  Polsek Simpang Empat rutin adakan olah raga bersama dengan Unsur Muspika Kecamatan Simpang Empat setiap Jumat pagi |  Polisi berkopiah Haji Hiasi Jum’at Pagi di Kota Martapura |  Polsek Simpang Empat jalin kebersamaan dengan Unsur Muspika Kecamatan Simpang Empat dengan rutin laksanakan olah raga bersama |  Bripka Sunarinnjoyo, Amankan Jalur Sepeda Santai Personel Polres Banjar | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Polsek Martapura Timur, Polres Banjar, Kalimantan Selatan mengamankan seorang yang diduga mengidap gangguan jiwa sedang mengamuk dan memegang senjata tajam di Desa Antasan Senor Ilir, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Jumat (25/8/2017).

Adapun identitas pemuda tersebut diketahui bernama, Aspani (28) warga Desa Antasan Senor Ilir Kecamatan Martapura Timur.

Kapolsek Martapura Timur, Ipda H. Suwarji membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi pengamanan pemuda yang mengalami gangguan jiwa itu bermula dari laporan Pambakal Desa Antasan Senor yang resah dengan perbuatan Aspani yang mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis parang.

“Mendapat laporan tersebut, kami langsung menurunkan anggota di lapangan untuk segera melakukan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Bang Aji, sapaan akrab Kapolsek Martapura Timur itu.

Bang Aji melanjutkan, bahkan ketika akan dilakukan penangkapan, Aspani sempat mengejar petugas dari Polsek Martapura Timur yang turun ke tempat kejadian, “anggota juga sempat dikejar dengan mengayun-ayunkan parang yang dipegangnya,” imbuh Bang Aji.

Dengan dibantu petugas dari Damkar Kabupaten Banjar bersama dengan masyarakat setempat, akhirnya Aspani dapat diamankan dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum atas persetujuan dari keluarga Aspani.

“Berkat kerjasama antara anggota Polsek Martapura Timur dengan pihak Damkar dan Masyarakat setempat, Aspani berhasil diamankan dan langsung dibawa ke RSJ Sambang Lihum, untuk dilakukan perawatan lebih lanjut,” tandas Kapolsek Martapura Timur.

Penulis: Dimas
Editor  : Hery/Joko
Publish: Andyan

Berikan komentar