Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Jaga Keamanan Wilayahnya, Patroli Blue Light Polsek Matraman Sambangi Lokasi Rawan Kejahatan |  Polsek Aranio Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah |  Ini cara personil polsek sambung makmur cegah karhutla |  Personil polsek sambung makmur sebarkan brosur larangan bakar hutan pada warganya |  Banit sabhara polsek sambung sebarkan brosur larangan bakar hutan pada warga |  Brigadir joko sebarkan brosur larangan membakar hutan pada warga |  Personil polsek sambung himbau warga agar tidak bakar hutan dan lahan sembarangan |  Banit Sabhara Polsek Sambung himbau warga agar tisak bakar hutan dan lahan sembarangan |  Brigadir Joko himbau warga agar tidak bakar hutan |  Bripka Robby Hastono Sambangi Warga Yang Daerahnya Rawan Terjadi Kebakaran Hutan Dan Lahan |  Bhabnikamtibmas Polsek Gambut Sambangi Warga Binaannya |  Himbauan Larangan Membakar Hutan Dan Lahan | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Mas (25) seorang pemuda warga Anjir Serapat Baru, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola) diamankan petugas dari Polsek Mataraman Polres Banjar karena membuat onar di Jalan Desa Pematang Danau RT 03, RW 01, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Jumat (25/8/2017).

Pemuda yang diketahui hanya tamatan SD itu, dilakukan penangkapan oleh pihak Kepolisian karena mendapat laporan dari warga tentang kelakuan pelaku yang mengamuk tanpa sebab dengan mengayun-ayunkan sebuah mandau di Jalan Desa Pematang Danau.

Kapolsek Mataraman, AKP Rissan Simaremare membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pemuda yang berasal dari Barito Kuala karena dianggap meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat.

“Dari keterangan saksi, pelaku ini tiba-tiba mengamuk dengan mengayun-ayunkan sebuah mandau kepada warga yang melintas di Jalan Desa Pematang Danau,” kata Rissan.

Rissan melanjutkan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota Polsek Mataraman segera meluncur ke tempat kejadian dan langsung meringkus pelaku yang saat itu masih dalam kondisi mengamuk.

“Kita juga belum tahu alasan pelaku melakukan tindakan tersebut, sementara ini pelaku telah kita amankan di Polsek Mataraman, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” terang Rissan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku beserta barang bukti sebuah mandau warna coklat kemerahan lengkap dengan kumpang dengan panjang keseluruhan 70 cm telah diamankan di Mapolsek Mataraman.

“Atas perbuatan tersebut, pelaku kita jerat dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat no.12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam,” pungkasnya.

 

 

 

 

Berikan komentar