Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  “Jaga Kekompakan Semua Unit”Ujar Wakapolsek Ipda M.Haloho Disela Sela Apel Pagi |  Patroli Blue Light Ciptakan Kamtibmas Agar Tetap Kondusif |  Patroli Blue Light Polsek Sungai Tabuk Ke Wilayah Pematang Panjang |  Patroli Malam Personil Polsek Sungai Tabuk Dalam Memberikan Rasa Aman Kepada Pengguna Jalan Raya |  Patroli Blue Light Ke Wilayah Sungai Tabuk Keramat |  Bripka Jati Gunawan Laksanakan Sholat Isya Berjamaah di Mesjid |  Patroli Malam Kontrol ATM |  Giat Patroli Blue Light Polsek Matraman |  Tingkatkan Kewaspadaan, Polsek Matraman Setiap Malam Laksanakan Sispam Mako |  Memakmurkan Mesjid, Bripka Gunawan Laksanakan Sholat Shubuh Berjamaaah Bersama Warga |  Nonton Bareng Piala Dunia 2018 Bersama Warga |  Nikmati yang ada | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Rabu (30/8/2017) sekitar pukul 08.10 wita terjadi kebakaran kios / warung Jl. Irigasi Desa Sungai Alang Rt 01 No. 79 Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar atau tepatnya di kios/ warung milik Sairani.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Karang Intan Ipda Imam Sayuti menjelaskan akibat kejadian tersebut pemilik kios mengalami kerugian sekitar Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah) dimana selain barang dagangan dan bangunan habis terbakar, sebuah mobil jenis Toyota Kijang warna Hijau dengan Nopol : DA 8007 AG juga ikut terbakar yang diparkir tepat di samping kios/Warungnya.

“Selain itu Siti Aminah (Istri pemilik kios/ warung) juga mengalami luka bakar di sekujur tubuh akibat terkena percikan api diantaranya luka bakar di bagian wajah, di tangan sebelah kiri dan kaki. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Karang Intan 2 guna mendapat perawatan medis awal dan selanjutnya dirujuk ke RSUD. Ratu Zalecha Martapura guna mendapat perawatan medis secara intensif,” jelas Kapolsek Karang Intan.

Kejadian bermula pada saat Sairani baru datang membeli bensin di Desa Awang Bangkal Barat, selanjutnya jerigen yang berisikan bensin (sebanyak 20 liter) tersebut ditaruh disamping warung dan dituang ke dalam botol untuk dijual. Setelah selesai menuang, jerigen tersebut di taruh di dalam warung.

“Pada saat itu istrinya Siti Aminah berada sekitar 1,5 m dari tempat menaruh bensin, dimana istrinya sedang membungkus kacang dengan menggunakan lampu pelita dari minyak tanah. Tidak lama kemudian api langsung menyambar ke bensin dan kebakaran tidak bisa dielakkan. Akhirnya warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung beramai-ramai membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya”, terang Kapolsek.

 

 

Berikan komentar