Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ka SPK Kasium Dan Anggota Jaga Polsek Belimbing Laksanakan Patroli Dan Kontrol Kediaman Tokoh Agama Desa Pakutik |  Jalin kemitraan dengan warga Desa Batu Balian, Aipda Awaludin dan Bripka Zainudin Renggur, SH mengikuti buka bersama di Langgar Fahul Jannah |  Anggota Polsek Belimbing Laksanakan Patroli Dan Kontrol Poskamling Desa Rantau Bakula |  Pemasangan Spanduk Muspika Kecamatan Mataraman |  Anggota Polsek Belimbing Brigadir Wira Adi Laksanakan Tadarusan Al Quran Bersama Warga Desa Sungai Pinang |  Bripka Dede Purnama Laksanakan Sholat Ashar Berjamaan di Mesjid |  Petugas Jaga Lakukan Serah Terima Barang Inventaris |  Ka SPK Bersama Dua Orang Anggota Polsek Belimbing Laksanakan Sholat Tarawih Bersama Warga Desa Sungai Pinang |  Sholat Dzuhur Berjamaah Bersama di Mesjid |  Ka SPK Beserta Dua Orang Anggota Polsek Belimbing Laksanakan Sholat Isya Berjamaah Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Ciptakan Wilayah Kondusif di Bulan Ramadhan, Polsek Matraman Laksanakan Giat Cipkon |  Makmurkan Mesjid Bripka Dedi Arifianto dan Brigadir Fuani Laksanakan Sholat Magrib Di Mesjid Sabilal Muhtadin | 

 

 

Sebagai upaya memberikan pembinaan terhadap para tersangka yang menjadi tahanan Polres Banjar. Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kasat Tahti Ipda H Samud mengadakan pembinaan rohani rutin terhadap para tahan.Kegiatan binrohtal yg dilakukan bekerjasama dengan para da’i / ustad yang berada di kota martapura.

Kegiatan yang rutin dilakukan di dalam rumah tahanan Polres Banjar hari ini Kamis, 31 Agustus 2017 di isi oleh Ust Isnadi yang merupakan purnawirawan polri. Adapun inti dari tausiahnya bahwa para tahanan adalah harus bisa menjadikan hal ini sebagai ajang intropeksi diri, orang di dalam tahanan bukan berarti lebih hina,bisa saja para tahanan lebih mulia kedudukannya disisi Allah dari pada kita kita yang berada diluar. Sebagaimana Allah memuliakan Nabi Yusuf ketika di penjara.
Ust Isnadi berpesan agar lebih banyak memanfaatkan waktu didalam penjara dengan membuat amalan agama sebagai bekal di akhirat nantinya.
Kegiatan tausiah berlangaung sekitar 15 menit yang diakhiri dengan doa bersama.Para tahanan sangat antusias dan penuh khidmat mendengarkan mengikuti pembinaan rohani tersebut.
Ipda Samud mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu langkah preemtif untuk mengurangi niat para tahanan untuk berbuat ulah didalam sel tahanan.

Berikan komentar