Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Anggota Piket Polsek Karang Intan Melaksanakan Kegiatan Sispam Mako |  Bripka Jono Melaksanakan Giat Patroli Cipkon |  Dengan Senang Hati Peesonil Polsek Astambul Bantu Warga Pada Saat Membangun Pembangunan Di Kelampaian |  Pelaksanaan Patroli Daerah Rawan Kriminalitas |  Pawas Bersama Piket Fungsi Melaksanakan Kegiatan Cipkon Malam Hari |  Personil Sat Reskrim Melaksanakan Pengecekan Tahanan Di Rutan Polres Banjar |  Stop Pungli, Bhabinkamtibm Polsek Pengaron Sosialisasikan ke Warga Mangkauk |  Kspk Aipda Mulyanto Sholat Magrib Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Kanit Provos Sholat Maghrib Berjamaah Bersama warga Benteng |  Aiptu Sarto Polsek Pengaron Sholat Dzuhur Berjamaah |  Aiptu Sarto Polsek Pengaron Sholat Dzuhur Berjamaah |  Bripka Santo Dan Brigadir Aris Patroli Ke Dan Pengecekan APMS |  Kanit Provos Bripka Santo Ajak warga Penyiuran Lakukan Pemilu Damai. |  Bhabinkamtibmas Polsek Pengaron Lakukan Deklarasi Pemilu Damai |  Anggota Polsek Sambung Makmur Sholat Isya Berjamaah Bersama Warga |  Sholat Isya Berjamaah Bersama Warga |  Kehadiran anggota Polsek Simpang Empat saat Sholat berjamaah membuat masyarakat terayomi |  Kspk Aipda Mulyanto Sholat’Isya Berjamaah Bersama Warga Karang Intan | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Disinyalir sebagai pengedar obat tanpa mengantongi ijin, seorang ibu rumah tangga berinisial, SA (31) warga dari Desa Mekar RT 06 Gang Bauntung, Kec. Martapura Timur, Kab. Banjar, ditangkap Unit Reskrim Polsek Martapura Timur, Minggu (3/9) sekitar pukul 19.00 wita.

Menurut petugas, SA waktu itu ditangkap setelah kedapatan sebagai pengedar obat-obatan terlarang atau dengan sengaja mengedarkan obat farmasi tanpa izin, sebagaimana diatur dalam Pasal 197 Jo Pasal 106 UU Kesehatan No.36 tahun 2009. Dia (tersangka) saat ini telah ditahan, Kamis (7/9/2017).

Masih kata polisi, menyebutkan, perempuan sebagai IRT itu waktu ditangkap dirumahnya berikut barang bukti (BB) berupa empat keping obat jenis Carnophen Zenith yang ditemukan terdapat di bawah kasur tempat tidur. Selain itu polisi juga berhasil mengamankan uang hasil dari penjualan Carnophen Zenith senilai Rp 100 ribu.

Dihadapan penyidik, tersangka tak mengelak dan mengakui bahwa obat berupa Carnophen Zenith yang ditemukan petugas sebanyak empat keping di bawah tempat tidur, pada waktu dilakukan penggeledahan dirumahnya tersebut adalah benar kepunyaannya.

Dari keterangan tersangka, barang berupa Carnophen Zenith itu ia peroleh atau beli dari seseorang yang menurutnya ia tidak mengetahui rumah atau tempat keberadaannya. Hingga saat ini, atas pengakuan tersangka polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Kapolsek Martapura Timur, Ipda H. Suwarji mengenai tentang penangkapan atas tersangka berinisial SA oleh anggotanya itu, membenarkan. Menurut Kapolsek saat itu tersangka berhasil ditangkap dirumahnya di Desa Akar Begantung, Kec. Martapura Timur, Kab. Banjar, berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa sering terjadi transaksi peredaran obat terlarang di wilayah itu. Dari informasi itu, selanjutnya dilakukan penyelidikan dan petugas berhasil menangkap tersangka berikut barang bukti.

Adapun barang bukti yang berhasil, diamankan saat itu yakni berupa empat keping obat jenis Carnophen Zenith dan uang hasil penjualan sebesar Rp 100 ribu.

“Sekarang tersangka sudah kita tahan dan jebloskan ke penjara. Mengenai barang didapat dari mana, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Martapura Timur, Ipda H. Suwarji.

Sumber/Penulis : Ipda H. Suwarji
Editor : Hery/Joko
Publish : Andyan

Berikan komentar