Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Anggota Piket Polsek Karang Intan Melaksanakan Kegiatan Sispam Mako |  Bripka Jono Melaksanakan Giat Patroli Cipkon |  Dengan Senang Hati Peesonil Polsek Astambul Bantu Warga Pada Saat Membangun Pembangunan Di Kelampaian |  Pelaksanaan Patroli Daerah Rawan Kriminalitas |  Pawas Bersama Piket Fungsi Melaksanakan Kegiatan Cipkon Malam Hari |  Personil Sat Reskrim Melaksanakan Pengecekan Tahanan Di Rutan Polres Banjar |  Unit Laka mengecek TKP laka lantas |  Kampanye kan MRSF dengan kalangan Remaja |  Kepedulian sat lantas terhadap rekan kerja yang sakit |  Tahanan laka selalu di cek kesahatan oleh unit laka |  Mengecek isi dalam ruang tahanan |  Unit laka cek rutan polres banjar |  Kanit Binmas Aipda Didik. D Himbauan Tolak Pungli Bersama Pemuda Warga Awang Bangkal |  Kanit Binmas Aipda Didik. D Tetap Semangat Himbauan Larangan Karhutla Walau Cuaca Hujan |  Kanit Binmas Aipda Didik. D Himbauan Larangan Karhutla Bersama Warga Desa Awang Bangkal |  Kspk Aiptu Sutarto Dan Banit Reskrim Bripda Indra. S Dholat Dzuhur Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Polsek Sungai Tabuk Laksanakan Cipkon Pada Malam Hari |  Patroli Siang Stanby Di jalan Sepi Antisipasi 3c | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Dalam memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-65 tahun 2017, Bhayangkari Cabang Banjar melaksanakan berbagai kegiatan salah satunya pemeriksaan IVA dan Sadarnis, Rabu (13/9/2017). Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Ibu-Ibu anggota Bhayangkari Cabang Banjar dalam meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks atau mulut rahim dan deteksi dini kanker serviks maupun deteksi dini terhadap kanker payudara. Bertempat di aula tribrata Polres Banjar, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama tim penggerak PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bersama Bhayangkari Cabang Banjar.

Ketua Bhayangkari Cabang Banjar, Ny.Misly Takdir Mattanete, ketika membuka acara menyampaikan bahwa¬†kanker mulut rahim dan kanker payudara merupakan dua jenis kanker tertinggi yang mengancam perempuan di Indonesia. “Selain upaya meningkatkan pengetahuan terhadap jenis dan bahaya kanker serta faktor resiko terjadinya kanker, anggota Bhayangkari juga perlu memahami bahwa beberapa jenis kanker dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan deteksi dini kanker payudara menggunakan metode pemeriksaan payudara secara klinis (SADARNIS),” terang Milsy Herina, S.E. nama gadis dari ketua Bhayangkari Cabang Banjar.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim pemeriksa terdiri dari dokter dan bidan yang telah terlatih dilingkup Kabupaten Banjar. Sementara untuk pesertanya berjumlah sebanyak 60 orang yang terdiri dari Bhayangkari dan Polwan Polres Banjar.

“Dengan deteksi dini, kanker dapat ditemukan lebih awal sehingga keberhasilan pengobatannya semakin besar,” ucap Ketua Bhayangkari Cabang Banjar.

Tidak hanya itu, Ketua Bhayangkari Cabang Banjar juga turut ambil bagian dalam proses pemeriksaan IVA dan SADARNIS. Didampingi Ibu Sekda Kabupaten Banjar dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Banjar, wanita nomor 1 di Bhayangkari Cabang Banjar ini merasakan langsung bagaimana prosesi pemeriksaan tersebut dan menjadi peserta pertama yang diperiksa.

Sebelumnya, terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan IVA dan SADARNIS bagi wanita Indonesia agar dapat mengetahui gejala, penyebab maupun cara mengobati penyakit kanker ini oleh narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar yang diwakili oleh Ibu Sekda Kabupaten Banjar, Hj. Budiarti Nasrunsyah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang diwakili oleh Kabid P2P Dinkes Kab. Banjar, dr. Tofik Norman Hidayat. Sementara sebagai narasumber adalah dokter Yulisa Haslinda Sp.OG.

 

Dalam materinya, dokter Yulisa menyampaikan bahwa berdasarkan data WHO, kanker serviks merupakan penyakit pembunuh wanita nomor 1 di dunia. “Setiap 1 jam, seorang wanita di Indonesia meninggal. Setiap 2 menit di dunia, seorang wanita meninggal karena kanker serviks ini,” ucap dokter Yulisa dihadapan seluruh anggota Bhayangkari Cabang Banjar dan Ranting jajaran yang hadir.

“Menurut organisasi kesehatan dunia ini, wanita Indonesia menjadi no. 1 penderita kanker serviks di dunia. Dari 100.000 wanita, 17 orang menderita kanker serviks sedangkan dari 100.000 wanita, 40 orang menderita kanker payudara,” jelas dokter Yulisa.


Sejauh ini terdapat 1 komentar.


  1. […] Baca juga : Hebat, Pemeriksaan IVA dan Sadarnis Ketua Bhayangkari Cabang Banjar Menjadi Peserta Pertama […]

Berikan komentar