Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kanit IK Giat Patroli Ke Desa Sungai Batang Ilir |  Deklarasi Pemilu Damai Di Desa Sungai Batang Ilir |  Giat Patroli Blue Light Martapura Barat |  Anggota polsek astambul giat sosialisasi Pemilu damai 2019 |  BErikan Arahan Kepada Anak TK.Pembina |  Bripda Rishma Unjuk Gigi |  Bhabinkamtibmas Polsek Karang Intan Brigadir M. Kamarudin Walau Musim Hujan Tetap Semangat Menghimbau Warga Karang Intan Larangan Karhutla |  Patroli rutin perkantoran wilkum martapura kota |  Pengenalan Rambu-Rambu Lalu Lintas |  Piket patroli seputaran atm bank bri wilayah martapura kota |  Bercengkrama Bersama Anak-anak |  Mengajak Warga Untuk Ciptakan Pemilu Yang Damai Sejuk Dan Barokah | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Setelah marak pemberitaan di media televisi terkait peredaraan PCC dan Zenith dikalangan pelajar. Polsek Aranio melalui Bhabinkamtibmasnya turun langsung ke sekolah melakukan sosialisasi langsung di sekolah-sekolah diwilayah Kecamatan Aranio sekaligus mengingatkan pelajar tentang bahaya narkoba, Selasa (19/09/2017).

“Narkoba singkatan narkotika dan obat-obatan berbahaya. Istilah narkoba berkaitan dengan senyawa yang memberi efek kecanduan bagi para penggunanya. Bahaya narkoba tidak hanya berpengaruh pada fisik saja tetapi bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu narkoba,” ucap Bhabinkamtibmas Bripka Dwi menyampaikan kepada pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan kepada anak-anak agar langsung pulang kerumah setelah selesai pelajaran sekolah dan jangan mudah dirayu oleh orang yang tidak di kenal.

Bripka Dwi bersama Bripka Dedy memberikan himbauan kepada anak-anak dilingkungan SDN 1 dan SDN 2 Aranio. Saat melakukan sosialisasi di sekolah itu Bripka Dwi dan Bripka Dedy didampingi oleh dewan guru dalam memberikan himbauan.

“Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini dikemudian hari. Karena anak-anak saat ini nantinya akan menjadi generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga anak anak tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum anak anak atau remaja,” jelas Bripka Dwi.

Kepala Sekolah SDN 1 Aranio Razidin S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada Polsek Aranio yang sudah berkunjung dan menyatakan mendukungnya terhadap kegiatan pencegahan peredaran obat PCC dan lainnya.

“Dengan adanya sosialisasi dari pihak Kepolisian, serta mengantisipasi segala suatu yang ada di sekolah ini, saya yakin wilayah Kecamatan Aranio akan terbebas dari obat jenis PCC,” terang Kepala Sekolah.

Sementara itu, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete S.H, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Aranio Iptu Sugiarto, S.H. mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan himbauan tersebut akan terus dilakukan di sekolah-sekolah secara maksimal untuk memerangi dan menjauhkan narkoba dari generasi penerus bangsa.

Berikan komentar