Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bhabinkamtibmas Sholat Berjamaah Bersama Warga |  “Jaga Kekompakan Semua Unit”Ujar Wakapolsek Ipda M.Haloho Disela Sela Apel Pagi |  Patroli Blue Light Ciptakan Kamtibmas Agar Tetap Kondusif |  Patroli Blue Light Polsek Sungai Tabuk Ke Wilayah Pematang Panjang |  Patroli Malam Personil Polsek Sungai Tabuk Dalam Memberikan Rasa Aman Kepada Pengguna Jalan Raya |  Patroli Blue Light Ke Wilayah Sungai Tabuk Keramat |  Bripka Jati Gunawan Laksanakan Sholat Isya Berjamaah di Mesjid |  Patroli Malam Kontrol ATM |  Giat Patroli Blue Light Polsek Matraman |  Tingkatkan Kewaspadaan, Polsek Matraman Setiap Malam Laksanakan Sispam Mako |  Memakmurkan Mesjid, Bripka Gunawan Laksanakan Sholat Shubuh Berjamaaah Bersama Warga |  Nonton Bareng Piala Dunia 2018 Bersama Warga | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Tim Gabungan Samuak Saliur Polres Banjar melaksanakan rekontruksi penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang digelar di Jalan Pelabuhan Gang Al Wardiyah Rt 9 RW 3 Kelurahan Murung Keraton, Selasa (19/9/2017) pagi. Sebanyak 31 personil ditambah seluruh personil saat Reskrim Polres Banjar yang tercantum dalam surat perintah Kapolres Banjar diterjunkan untuk mengamankan jalannya rekontruksi

Rekontruksi ini merupakan reka ulang atas pembunuhan Arif Rahman oleh Malik pada saat hari kemerdekaan 17 Agustus 2017 lalu. Nampak ratusan warga sudah menunggu dan memenuhi tempat dilaksanakannya rekontruksi tersebut. Dengan sigap, Tim Samuak Saliur Polres Banjar mengamankan jalannya rekontruksi dari luar garis police line.

Dalam rekontruksi pembunuhan tersebut melibatkan 10 orang sebagai pemeran. Mereka terdiri dari delapan saksi, satu korban yang diperagakan oleh personil Polres Banjar dan seorang pelaku yang diperankan oleh tesangka Malik langsung.

Melibatkan dua pria, Malik sebagai pelaku dan Gt Arif Rahman sebagai korban (yang diperankan oleh Polisi) serta delapan orang saksi lainnya, mereka siang itu memperagakan sebanyak 52 adegan. Meski sempat terjadi beberapa beda pendapat antara saksi dan pelaku, namun hal itu tidak menghambat pelaksanaan rekontruksi.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kasat Reskrim AKP Sofyan, S.I.K saat dikonfirmasi terkait hal itu dirinya tidak menampiknya.

Menurutnya AKP Sofyan, pihak Kepolisian mengambil dan mencatat seluruh adegan baik berdasarkan pengakuan pelaku ataupun keterangan saksi-saksi, yang mana nantinya akan dikaji ulang.

“Rekonstruksi ini dilakukan bertujuan untuk memperjelas suatu perkara. Memang pada saat dilakukan rekontruksi tadi, ada jenjang pendapat antara pelaku dengan saksi. Tapi tadi sudah mengambil dua versi seluruh adegan, yang mana untuk kami kaji ulang,” jelasnya.

Berikan komentar