Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Di Akhir Libur Lebaran, Polsek Aranio Laksanakan Patroli Dialogis Di Objek Wisata Sungai Kembang |  Hari Terakhir Liburan, Polsek Aranio Tetap Laksanakan Pengamanan Objek Wisata |  Bripka Dwi Laksanakan DDS Di Desa Aranio Kecamatan Aranio |  Polsek Aranio Tingkatkan Kegiatan Patroli Saat Malam Hari |  Bripka Ilman Selalu Dekat Dengan Masyarakat |  Apel Pagi Jajaran Polsek Aranio |  Air mineral pun tersedia |  Pelayanan prima anti kekerasan dan kkn |  Petugas satpas sat lantas Polres Banjar Ujikan R4 |  Bhakti kesehatan di ruang tunggu satpas |  Bripka Subiyanto berikan arahan kepada para pemohon SIMbanjar.kasel.polri.go.id |  Kotak kepuasan tersedia dibruang tunggu | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Polres Banjar melalui jajarannya Polsek Simpang Empat tidak pernah main main dalam memerangi dan memberantas peredaran narkoba dan obat obatan terlarang lainya yang dapat merusak generasi Bangsa. Ini terbukti dengan ditangkapnya JU (45 th) warga Desa Keramat Mina Rt. 01 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar, Rabu (20/9/2017).

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K membenarkan penangkapan terhadap pengedar carnophen yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini.

“Penangkapan JU merupakan hasil kerja keras Unit Reskrim Polsek Simpang Empat dan didukung oleh masyarakat Desa Keramat Mina yang resah akan perbuatan pelaku dengan memberikan informasi kepada pihak Kepolisian,” ucap AKP Ismoyo.

Diketahui bahwa Unit Reskrim Polsek Simpang Empat yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Kanit Reskrim Bripka Gerek terlebih dahulu melakukan pengintaian terhadap aktivitas pelaku.

“Setelah mendapatkan bukti yang cukup dan anggota dilapangan sudah benar-benar yakin, kemudian sekitar pukul 15.00 wita di lakukan penangkapan terhadap JU,” terang Kapolsek Simpang Empat.

Dari tangan pelaku Polisi berhasil mendapati barang bukti berupa obat keras carnophen atau yang lebih dikenal pil zenith sebanyak 7 keping atau 70 butir dan pil dextro sebanyak 601 butir serta uang hasil penjualan obat tersebut sebanyak RP. 540.000,- (lima ratus empat puluh ribu rupiah).

“Pelaku kami jerat dengan pasal 197 Jo 106 Undang-Undang RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan saat ini proses Penyidikan sedang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Simpang Empat,” jelas AKP Ismoyo.

Berikan komentar