Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Aipda Teguh lakukan Patroli Blue Light ke SPBU untuk mencegah pelangsir BBM dan terjadinya Tindak Pidana |  Hindari Pencurian Polsek Gambut Lakukan Ini |  Polsek Gambut Lakukan Patroli Ke Pemukiman Penduduk Saat siang Hari |  Kapolsek Matraman Pimpin Apel Pagi di Halaman Mako Polsek Matraman |  Patroli Siang Hari Untuk Cegah Aksi Pencurian |  Personil Polsek Matraman Awali Tugas Jaga Dengan Serah Terima Penjagaan |  Dengan menggunakan Ranmor roda dua Aipda Teguh dan Bripka Imam lakukan Patroli Blue Light |  Sat sabhara mengikuti tausiah dimushola Annor Polres Banjar |  Di Desa Cabi Bripka Zainudin Renggur, SH terus mengajak masyarakat untuk tidak melakukan Karhutla |  Bertemu Warganya, Bripka Subandrio Sampaikan Pesan Kamtibmas |  Aipda Andreas Laksanakan ploting pagi depan SDN 1 Madurejo |  Masyarakat di Desa Cabi dukung larangan Karhutla | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Berkat kesigapan personil Polsek Simpang Empat yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Bripka Gerek, kurang dari kurun waktu 2 jam setelah kejadian pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia berhasil diciduk. Kejadian yang terjadi pada hari Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 18.30 Wita di Desa Paku Rt.02 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar, Kalsel mengakibatkan Amrullah Als Anang Lembek (24 thn) warga Desa Paku Rt. 02 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar meninggal dunia di TKP.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K. menerangkan peristiwa bermula dari cekcok mulut antara korban dan pelaku yang didasari atas rasa cemburu.

“Peristiwa tersebut terjadi ketika pelaku RS (24 th), warga Desa Paku Rt. 02 Kecamatan Simpang Empat dan korbannya Amrullah (24 th) Bin (Alm) Mahmud sedang duduk bersama disebuah warung milik Fitria namun tiba tiba antara pelaku dan korban terjadi cekcok mulut yang disebabkan cemburu memperebutkan pemilik warung,” kata AKP Wahyu Ismoyo.

Setelah cekcok tadi, korban sempat pergi meninggalkan warung tersebut sembari ngomel-ngomel serta menantang pelaku untuk berduel dengan ucapan, “kita bagantian timpas kah?” ujar AKP Wahyu Ismoyo, menirukan perkataan korban dengan menggunakan bahasa banjar yang memiliki arti “ayo kita gantian bacok”.

Mendengar ajakan duel dari korban, pelaku sontak menyambut tantangan tersebut dengan berkata, “Ayo maju sini..!” Dan seketika korban berlari mendatangi pelaku, RS pun langsung berdiri sambil memegang pisau dan saat korban benar benar dekat, pelaku langsung menusukan pisaunya kearah perut sebelah kiri korban yang menyebabkan korban terjatuh dan meninggal dunia ditempat kejadian.

Dalam peristiwa tersebut Polsek Simpang Empat, Polres Banjar, Polda Kalsel, berhasil menyita barang bukti berupa satu bilah pisau beserta kumpangnya yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban, satu lembar baju batik warna coklat yang berlumuran darah dan satu lembar celana jean warna biru yang juga berlumuran darah.

“Untuk saat ini kejadian tersebut sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Simpang Empat serta pelaku sudah dilakukan penangkapan dan penahanan dengan pasal yang disangkakan yaitu pasal 338 KUHPidana jo pasal 354 ayat (2) KUHPidana.” tutur AKP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., Kapolsek Simpang Empat, Polres Banjar.

 

Berikan komentar