Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Polsek Martapura Barat Turut Memakmurkan Mesjid |  Aiptu Sarto Lakukan Sholat Maghrib Berjamaah Warga Benteng |  Menonton video aksi.keselamatan |  Makan bareng kaur mintu |  PETUGAS PELAYANAN SKCK |  Siap dan selalu tegak |  Nongkrong di warung kopi |  MAKLUMAT KEPALA KEPOLISIAN RESORT BANJAR |  HASIL SURVEY INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT ( IKM ) PADA PELAYANAN SATPAS POLRES BANJAR THN 2018 |  PROFIL PETUGAS PENYELENGGARA DAN PELAKSANA MAKLUMAT PELAYANAN ( MP ) DAN PENILAIAN KINERJA LEMBAGA SATPAS POLRES BANJAR KALIMANTAN SELATAN |  STANDART PELAYANAN SKCK |  NILAI LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKIP) POLRES BANJAR KALSEL TAHUN 2017 | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Pada hari Senin, 18 September 2017 pukul 15.30 wita, Polres Banjar melalui jajarannya sektor Martapura Timur berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang kedapatan mengedarkan sediaan farmasi tanpa ijin edar.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Martapura Timur Ipda H. Suwarji, S.E., M.M. saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Guna menciptakan kondusifitas diwilayah hukum Polsek Martapura Timur, kami rutin melaksanakan patroli pada jam jam rawan dan kami tidak segan segan menindak tegas terhadap pelaku tindak pidana,” kata Ipda H. Suwarji.

Berawal ketika anggota Polsek Martapura Timur sedang melaksanakan patroli rutin di Desa Antasan Senor, mereka melihat seorang laki-laki yang saat berkendara dalam kondisi tidak stabil oleng. Kemudian yang bersangkutan langsung diberhentikan oleh anggota dan dilakukan pemeriksaan.

“Ketika anggota kami melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap yang bersangkutan, kami menemukan 10 (Sepuluh) butir obat Carnophen Zenith dari dalam saku celana bagian depan sebelah kiri,” jelas Ipda H. Suwarji.

“Setelah ditanya oleh petugas, dirinya mengaku bernama Selamat Nor dan yang bersangkutan juga mengakui bahwa baru saja telah mengkonsumsi 5 butir obat Carnophen yang dibelinya dari seorang pengedar di Desa Tambak Anyar bernama Amat,” terang Ipda H. Suwarji.

Dengan sigap anggota Polsek Martapura Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda H. Suwarji, S.E., M.M. menggelandang Selamat Nor untuk menunjukkan dimana rumah Amat.

Sesampainya di rumah terduga pengedar obat Carnophen Zenith itu, petugas langsung mendapati Amat dan melakukan penangkapan. Pengedar obat Carnophen Zenith yang meresahkan dilingkungannya itu tidak dapat berkutik lagi saat Kapolsek Martapura Timur datang dengan tiba tiba. Polisi pun langsung melakukan penggeledahan rumah dan ditemukan uang hasil penjualan obat Carnophen Zenith sebesar Rp.60.000,- diakui oleh Muhammad Halil nama lengkap Amat.

“Iya betul pak, saya baru saja menjual kepada seseorang sebanyak satu setengah keping pil zenith seharga Rp.40 ribu per keping, orang itu beli 1,5 keping Rp.60 ribu,” terang Amat.

Petugas kembali menanyakan kepada Amat, “Dimana sisa obat yang lain, dimana kamu simpan ?” Dan diakui Amat bahwa, “Hanya itu sisa obat terakhir yang ulun punya,” jawabnya. Petugaspun melakukan penggeledahan, namun tidak ditemukan bukti yang lain.

Selanjutnya pelaku Muhammad Halil alias Amat (39) dan barang bukti berupa uang sebesar Rp 60.000,- terdiri dari uang nominal Rp.5.000 sebanyak 10 lembar dan uang nominal Rp.10.000 sebanyak 1 lembar serta obat Carnophen Zenith sebanyak 1 keping (10 butir) diamankan dan dibawa ke Polsek Martapura Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Berikan komentar