Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Bripka Ahyat Noor Ingatkan Warganya Bahaya Karhutla |  Bripka Sutrisno Melaksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah di Mesjid Da’watul Hasanah Desa Bawahan Selan |  Pemuda & Pemudi Kecamatan Aranio Inginkan Pemilu Damai 2019 |  Bhabinkamtibmas Hadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Binaannya |  Kanit Binmas Wakili Kapolsek Matraman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Bawahan Selan 1 |  Personil Polsek Matraman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Bawahan Selan 1 |  Aiptu Sarto Dan Empat Anggota Lakukan K2YD Dan Cipta Kondisi Desa Pengaron |  Deklarasi Pemilu Damai Komunitas Penjual Durian Desa Padang Panjang Kecamatan Karang Intan. |  Bripka Dede Purnama Ajak Warga Hindari Pungli |  Kegiatan Silaturrahmi Sekaligus Perayaan HUT RAPI Ke 2 Kecamatan Karang Intan |  Deklerasi Pemilu Damai Warga Desa Simpang Tiga Kecamatan Mataraman |  Upaya Bripka Ahyat Noor Cegah Narkoba di Desa Binaannya | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Tim Resmob Polda Kalimantan Selatan bersama Resmob Polres Banjar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang terjadi di Jalan Martapura Lama Km 21 Desa Sungai Rangas Hambuku RT 05 Kecamatan Martapura Barat pada 25 Mei 2017 lalu.

Tim gabungan Resmob Polda Kalsel dan Polres Banjar yang dipimpin oleh Kapolsek Martapura Barat Iptu Wahyudi, S.Sos berhasil menangkap Fitriansyah alias Ifit (30) warga Desa Bakung, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar yang merupakan DPO kasus Curas tersebut di Jalan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Selasa (26/9/2017) sekitar pukul 19.00 Wita.

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki pelaku, karena berusaha melarikan diri ketika Tim Gabungan Resmob Polda Kalsel dan Polres Banjar dibawah Komando Kapolsek Martapura Barat Iptu Wahyudi meminta pelaku menunjukan lokasi tempat kejadian yang sebenarnya,

“Pelaku terpaksa kita lumpuhkan karena berusaha kabur,” jelas Iptu Wahyudi singkat.

Untuk diketahui, kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan pelaku tersebut terjadi pada akhir bulan Mei lalu, akibat kejadian itu, satu korban meninggal dunia atas nama, Sapuani (50) warga Desa Keliling Benteng Ulu RT. 001 RW. 001 Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar dan Abdul Wahab yang menderita luka tusuk di bagian perut.

“Pelaku ini bisa dibilang sangat sadis dan kejam, karena ketika melakukan aksinya, pelaku ini tidak segan-segan melukai, bahkan membunuh korbannya, seperti yang terjadi di Jalan Martapura Lama Km 21, pada 25 Mei 2017 lalu,” terang Iptu Wahyudi.

Ditambahkan Iptu Wahyudi, setelah dibawa ke RSUD Ratu Zalecha, Martapura, untuk mendapatkan pengobatan, pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Banjar, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Setelah kami bawa ke RSUD Ratu Zalecha, pelaku kini sudah kita amankan di Mapolres Banjar,” ucap Iptu Wahyudi.

Terpisah, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H sangat mengapresiasi dengan kinerja Tim Resmob Polda Kalsel dan Resmob Polres Banjar yang dipimpin oleh Kapolsek Martapura Barat itu.

Menurut Nette Boy sapaan akrab Kapolres Banjar, keberhasilan tim gabungan Resmob Polda Kalsel dan Polres Banjar tersebut, berkat kesolidan dan kekompakan anggota Resmob Polda Kalsel dan Resmob Polres Banjar dalam mengungkap kasus Curas yang terjadi hampir empat bulan itu.

Dijelaskan Kapolres Banjar, pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas terukur kepada para penjahat yang tergolong sadis seperti pelaku yang dilumpuhkan Tim Gabungan Resmob itu, tentunya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kami ingatkan kepada para penjahat untuk tidak macam-macam di wilayah Kabupaten Banjar, karena kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada pelaku kejahatan, demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polres Banjar,” tegas AKBP Takdir Mattanete.

 

Berikan komentar