Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini Pesan Kapolsek Saat Apel Pagi |  Paman Becak Juga Perlu Mendapat Sosialisasi Larangan Melakukan Pungli |  Pelayanan Poros Pagi Kepada Warga Masyarakat |  Merupakan awal pengabdian |  Bripka Kusnin, S.AP, Gencar Sosialisasi Larangan Pembukaan Lahan Dengan Cara Membakar |  Mendadak Polantas Ini Diserbu Anak-anak Yang Berebut Tanda Tangan |  Mengejutkan Guru TK. Nurul Hidayah Sangat Senang Sekolahnya Dikunjungi Polisi |  Polantas ini Dibanjari 300 Pelajar MIN Gambut Dengan Sangat Antusias |  Bripka Dede Polsek Matraman Sosialisasi Tentang Bahaya Merkuri |  Jalin Kebersamaan,Ini Yang di Lakukan Kapolsek Matraman Bersama Anggotanya |  Kanit IK Bripka M. Rifan Polsek Pengaron Pimpin Giat Patroli Cipta Kondisi |  Jalin Kebersamaan,Kapolsek Matraman Ajak Anggotanya Makan Bersama | 

banjar.kalsel.polri.go.id – Unit Reskrim Polsek Karang Intan Polres Banjar telah melakukan penangkapan kepada salah seorang yang diduga kuat sebagai pengedar obat keras jenis zenith yang berada di Desa Mali – Mali, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (26/9/2017) sekitar pukul 12.00 Wita.

Ialah Usuf (25) seorang pegawai swasta warga Desa Mali – Mali, RT 02, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Karang Intan karena ulahnya yang berani ‘bermain’ denagn meyediakan farmasi tanpa ijin edar tersebut.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Karang Intan Ipda Imam Sayuti mengatakan kronologi penangkapan pelaku pengedar zenith tersebut berkat informasi yang didapat polisi dari pengguna zenith yang sebelumnya sudah diamankan Polsek Karang Intan.

“Dari ‘ocehan’ pengguna tersebut, akhirnya kami berhasil mendapatkan informasi tentang pengedar zenit yang ada di Desa Mali – Mali,” ucap Kapolsek Karang Intan Ipda Imam Sayuti.

Dijelaskan Ipda Imam Sayuti, setelah mendapatkan data tentang pengedar zenit tersebut, Unit Reskrim Polsek Karang Intan langsung melakukan peyelidikan ke rumah pengedar yang dimaksud, dan benar saja ketika petugas mendatangi rumah pelaku, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti zenit beserta uang yang diduga hasil penjualan zenit.

“Begitu dapat data pelaku, kami langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan berhasil menemukan 59 butir pil zenit dan uang sebesar Rp 545 ribu yang ditaruh didalam plastik warna hitam yang tergantung di belakang pintu kamar pelaku,” jelas Ipda Imam Sayuti.

Atas perbuatanya, pelaku harus mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolsek Karang Intan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Berikan komentar