Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Ini Yang di Sampaikan Aipda M.Imam Hambali Saat Bertemu Warganya di Desa Pasiraman |  Ini Yang di Lakukan Bhabinkamtibmas, Agar Warganya Cegah Karhutla |  Warga astambul mendukung Polri memberantas berita bohong atau hoax |  Patroli Ke balai desa pingaran Ulu bhabinkamtibmas mensosialisasikan bahaya paham radikalisme |  sosialisasi larangan pungutan liar oleh bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa pingaran Ulu |  Bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan mensosialisasikan bahaya paham radikalisme kepada warga |  Bripka Fadli bhabinkamtibmas Polsek astambul melaksanakan patroli ke desa tambangan guna menjaga keamanan |  Patroli ke Spbu antisipasi membludaknya pembelian Bbm |  Mendatangi warga Salah satu cara bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan mendekatkan diri dengan masyarakat |  Door to door system bhabinkamtibmas Polsek astambul Desa tambangan |  Melalui Giat Sambang Warga, Bripka Subandrio Ajak Warganya Cegah Karhutla |  Bripka M.S. Ariza terus mengajak pemuda – pemuda di Desa Cintapuri untuk tidak coba – coba dengan Narkoba | 

 

banjar.kalsel.polri.go.id – Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete,S.H.,S.IK.,MH., beserta seluruh Kapolres Jajaran Polda Kalsel mengikuti pengarahan dalam kegiatan apel kepala satuan wilayah (Kasatwil) tahun 2017 di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Kegiatan apel Kasatwil 2017 ini dilaksanakan dari tanggal 8 -11 Oktober 2017.

Kegiatan dibuka oleh Kapolri Jenderal Polisi HM Tito Karnavian, dilanjutkan pembekalan oleh Presiden Jokowi.

Beberapa kegiatan juga diisi pembekalan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo dan Ketua KPU serta Banwaslu, sebagaimana wawasan tentang pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

Hal itu dilakukan untuk kesiapan para Kasatwil se-Indonesia dalam menghadapi pesta demokrasi secara serentak 2018, sesuai dengan temanya “Polri yang Promoter dalam rangka mengamankan Pilkada serentak 2018”.

Presiden RI Joko Widodo, saat memberikan pembekalan, menyampaikan penekanan tentang pentingnya publik trust atau kepercayaan publik.

Dihadapan 500 lebih perwira tinggi Polri dan jajaran Kepala Satuan Wilayah, seperti Kapolda dan Kapolres, se-Indonesia yang mengikuti apel Kasatwil dalam rangka pengamanan Pilkada serentak tahun depan, Presiden menegaskan pentingnya kepercayaan publik sebagai suatu yang mutlak.

“Saya lihat kepercayaan publik terhadap Polri sudah cukup baik, mencapai 78 persen, berada di urutan keempat,” tegas Jokowi.

Tapi Presiden mewanti-wanti kepada Kapolri dan jajarannya agar tidak berpuas diri. Presiden minta terus ditingkatkan lebih tinggi lagi.

Masih menurut penjelasan Presiden Joko Widodo terkait terobosan Kapolri, memang sejak diamanatkan sebagai Kapolri, Jenderal Pol H. Muhammad Tito Karnavian, terus melakukan terobosan dan inovasi dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik.

Awal menjabat Juli 2016, kepercayaan publik terhadap Polri yang masih di bawah 60 persen, perlahan namun pasti terus naik.

Jargon Polisi yang Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter), sejauh ini cukup berhasil diejawantahkan dalam berbagai program dan layanan publik.

Ada inovasi layanan berbasis aplikasi teknologi sehingga masyarakat cukup dengan handphone-nya bisa berinteraksi dengan aparat kepolisian ataupun melakukan kebutuhan lainnya, seperti membayar pajak kendaraan, laporan kriminalitas dan sebagainya.

Pelayanan juga dapat dilakukan lebih efisien dan cepat. Selain itu, dengan layanan digital, perilaku koruptif dan menyimpang dari oknum polisi dapat dicegah dan diminimalkan. Kriminalitas dapat ditekan.

Terobosan Jenderal Tito tak sia-sia. Kepercayaan publik yang terus meningkat ini jadi modal penting Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Institusi Polri juga kian dicintai rakyat, disegani dunia internasional, dan makin diperhitungkan kinerjanya.

Hal positif dan keberhasilan seperti inilah yang perlu terus ditingkatkan dan disosialisasikan di masyarakat agar publik tahu. Agar publik makin percaya.

Pada saat yang sama, Presiden Joko Widodo juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Kepolisian untuk semaksimal mungkin mencegah perilaku negatif oknum Polri yang dapat merusak nama baik institusi.

baca juga : Bhayangkari Kunjungi Pembuatan Kacang Goreng 

Kategori: Gallery Video, Kegiatan

Berikan komentar