Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kegiatan Sosialisasi Pungli Ini Dilakukan Bertujuan Agar Seluruh Lapisan Masyarakat Kecamatan Mataraman Dapat Memahami Apa Itu Pungli |  Agar Masyarakat Memahami Apa Itu Pungli Dan Juga Menyampaikan Bahwa Pemberi Dan Penerima Sama-Sama Melanggar Hukum |  Bhabinkamtibmas Polsek Matraman Bripka Mahmud melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai Pungli ini di desa Bawahan SelanKec.Mataraman Kab.Banjar |  Personil Polsek Matraman Melaksanakan Sosialisasi Saber Pungli Kepada Masyarakat |  Demi Terwujudnya Masyarakat Kecamatan Mataraman Bebas Dan Bersih Dari Pungli |  pelaku dijerat dengan pasal 197 Jo 106 ayat (1) UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar |  Pelaku Beserta Barang Bukti Diamankan Dan Di Bawa Ke Mapolsek Sungai Tabuk Guna Proses Lebih Lanjut |  Tertangkapnya Pelaku Berkat Informasi Dari Masyarakat Bahwa Di Daerah Gudang Tengah Ada Yang Menjual Obat Zenith |  Petugas Unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk melakukan pengintaian dan setelah di geledah di dalam rumah nya polisi menemukan 15 (lima belas) keping atau 150 butir obat Zenith Carnophen serta uang tunai sebesar Rp 153.000, (seratus lima puluh tiga ribu rupiah) |  SN (53) warga Gudang Tengah berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk karena terlibat dalam peredaran Obat Carnophen alias Zenith |  Berbekal Dengan Informasi Masyarakat Akhirnya Sn (53) Warga Gudang Tengah Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk |  Dengan Pergelaran Polisi Ditengah Aktifitas Warga Dengan Harapan Menghalangi Pelaku Kejahatan Melangsungkan Niat Jahatnya | 

banjar.kalsel.polri.go.id,polres banjar – Bhabinkamtibmas Polsek Matraman Bripka Samsidar dan Bripka Mahmud dalam kegiatan ini membentangkan spanduk tentang larangan membuka lahan dan hutan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan dan kesehatan di Wilayah Kecamatan Mataraman. Senin (04/12/17).

Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadi nya karhutla. Warga Desa Takuti juga di berikan sosialisasi bahwa membakar hutan dan lahan merupakan perbuatan yang melanggar hukun serta dapat di berikan sanksi kepada pelaku.

Kegiatan tersebut dilakukan rutin guna menekan kegiatan masyarakat yang akan membuka lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar di wilayah hukum polsek Matraman khususnya desa Takuti Kec.Mataraman Kab.Banjar.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete,S.I.K,. S.H,. M.H melalui Kapolsek Matraman AKP Rissan SM,S.Sos.MAP mengatakan bahwa membakar hutan juga sangat berdampak buruk bagi manusia,hewan dan juga tumbuhan,maka itu kita harus bersama-sama menjaga lingkungan dan Pihak Kepolisian akan terus melakukan Sosialisasi Karhutla kepada masyarakat.” ucapa AKP Rissan SM.Sos.MAP

Berikan komentar