Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kegiatan Malam Ramah Tamah Bersama Gubernur Dan Forkopimda Kalsel Dan Pangdam VI/Mulawarman |  Kspk Polsek Karang Intan Aipda Mulyanto Dan Bhabinkantibmas Brigadir M. Kamarudin Sholat ‘Isya Berjamaah Bersama Warga Karang Intan |  Kspk Polsek Karang Intan Aipda Mulyanto Dan Bhabinkamtibmas Brigadir M. Kamarudin Sholat Magrib Berjamaah Dengan Warga Karang Intan |  Deklarasi Pemilu Damai Warga Desa Biih Kec. Karang Intan |  Deklarasi Pemilu Damai Pembekal Dan Warga Desa Sungai Besar Kec. Karang Intan |  Kegiatan Kunjungan Silaturrahmi Kanit Binmas Aipda Didik Dan Kanit Intelkam Bripka Wawan. S |  Kapolsek Karang Intan Ipda H. Samsudi Beserta Anggota Sholat Jum’at Keliling Di Mesjid Al Muhajirin Desa Kiram |  Kegiatan Kunjungan Silaturrahmi Kanit Binmas Aipda Didik Dan Kanit Intelkam Bripka Wawan. S |  Sambangi Warga Desa Sungai Tabuk, Bhabinkamtibmas Brigadir Haryono Sampaikan Ini |  Kanit Binmas Polsek Sungai Tabuk Mewakili Kapolsek Hadiri Undangan Puskesmas Sungai Tabuk 1 |  Aiptu Zainal Dan Dua Anggota Polsek Pengaron Lakukan Sholat Ashar Berjamaah Bersama Warga Benteng |  Kanit Sabhara Dan Empat Anggota Polsek Pengaron Sholat Jum’at Berjamaah | 

banjar.kalsel.polri.go.id, polres banjar – Bhabinkamtibmas Bripka Yasmin melakukan sosialisasi Maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan karhutla di desa Sungkai kecamatan Simpang Empat kabupaten Banjar.Rabu (06/12/2017).

Desa Sungkai merupakan desa binaan dari Bripka Yasmin yang berjarak kurang lebih 8 km dari polsek simpang empat, dan daerah tersebut sebagian besar merupakan lahan perkebunan karet dan lahan pertanian yang dimiliki warga.

Sosialisasi larangan karhutla yang dilakukan yaitu dengan cara membagikan selebaran yang berisi Maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan membakar hutan dan lahan, dan diberikan kepada setiap warga desa sungai yang dikunjungi maupun bertemu di ladang perkebunan.

Terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan nantinya akan dikenakan dengan pasal berlapis dikarenakan telah melakukan tindak pidana antara lain :
– Undang undang No. 19 th 2004 tentang kehutanan yaitu pasal 50 huruf d “setiap orang dilarang membakar hutan, menebang pohon dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun dan denda Rp.15 milyar. ”
– KUHP pasal 187 “dengan sengaja melakukan pembakaran diancam pidana 12 tahun penjara”.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K, M.H melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Wahyu Ismoyo J, S.I.K mengatakan bahwa “kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan agar masyarakat mengetahui tentang hukum yang larangan membakar hutan dan lahan dengan sengaja, sehingga masyarakat tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan pertanian maupun perkebunan”.

Berikan komentar