Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Kanit Binmas Dan Ka SPK Polsek Belimbing Laksanakan Pengamanan Kebaktian Di Rumah Ibadah GKE |  Pemohon wajib pajak merasa terlayani dengan baik |  Bripka Khamdi Sosialisasikan Stop Pungli Pada Para Pendeta Rumah Ibadah GKE |  Kanit Binmas Polsek Belimbing Sosialisasikan Stop Pungli Pada Jemaat Gereja GKE |  Cegah Pungli Kanit Binmas Polsek Belimbing Sosialisasikan Stop Pungli Pada Jemaat Gereja GKE |  Beginilah Cara Kanit Binmas Polsek Belimbing Sosialisasikan Stop Pungli Pada Jemaat Gereja GKE |  Kanit Binmas Polsek Belimbing Bentangkan Spanduk Larangan Karhutla Bersama Para Pendeta Dan Jemaat Gereja GKE |  Kanit Binmas Polsek Belimbing Laksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Polsek Gambut Tingkatkan Patroli Untuk Memastikan Wilayah Tetap Aman |  Kanit Binmas Dan Ka SPK Polsek Belimbing Laksanakan Sholat Ashar Di Mesjid Sabilal Muhtadin |  Bripka Hartoyo Dengarkan Aspirasi Masyarakat |  Pengecekan Terhadap Tahanan Secara Rutin | 

banjar.kalsel.polri.go.id, Polres Banjar – Tim gabungan Polda Kalsel dan Resmob Polres jajaran yang melakukan pengungkapan kasus perampokan uang milik Bank Mandiri kembali berhasil menemukan lagi uang senilai Rp5,2 miliar.

“Barang bukti (Barbuk) uang ditemukan anggota disebuah rumah teman dari tersangka Yongki di daerah Astambul Martapura,” terang Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana di Martapura, Jumat (5/1/2018) malam.

Kapolda yang mendapat laporan perihal ditemukannya lagi sisa uang hasil rampokan pun langsung mendatangi Mapolres Banjar, tempat diamankannya barang bukti sementara sebelum dibawa ke Polda Kalsel di Banjarmasin.

“Barbuk uang ditemukan pada Jumat malam ini sekitar pukul 20.45 Wita dan saya langsung meluncur ke Martapura,” kata Rachmat ditemui wartawan di Polres Banjar.

Lantaran masih ada selisih uang sekitar Rp400 juta, Kapolda pun memerintahkan anak buahnya melakukan penggeledahan ulang secara teliti di rumah yang dititipi itu.

“Yang mana kalau dijumlahkan dengan penemuan pertama sekitar Rp 4,4 miliar, jadi masih ada sekitar Rp 400 juta selisihnya,” jelas jenderal bintang satu itu.

Untuk itu, pengembangan selisih uang tersebut masih terus dilakukan oleh Tim Jatanras Polda yang dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat dan Satreskrim jajaran.

Sebelumnya seperti diberitakan Kantor Berita Antara, kedua pelaku atas nama Brigadir Jumadi seorang oknum anggota Polres Tabalong dan temanny Yongki alias Jawa telah berhasil ditangkap dengan barang bukti uang Rp 4.390.000.000 dari total uang rampokan uang Bank Mandiri sebanyak Rp 10 miliar dengan rincian uang pecahan Rp 100.000 sebanyak Rp 6.000.000.000 dan uang pecahan Rp 50.000 senilai Rp 4.000.000.000.

Berikan komentar