Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Personil polsek sambung makmur himbau warga agar tidak bakar lahan sembarangan |  Banit sabhara polsek aambung himbau warga agar tidak bakar hutan sembarangan |  Bripda Bahtiar himbau warga agar tidak bakar hutan sembarangan |  Personil polsek sambung sosialisasikan maklumat kapolda |  Banit sabhara polsek sambung sosialisasikan maklumat kapolda |  Bripda Bahtiar sosialisasikan maklumat kapolda kalsel |  Personil polsek sambung sebarkan maklumat kapolda |  Banit Sabhara polsek sambung sebarkan maklumat Kapolda |  Bripda Bahtiar sebarkan maklumat kapolda |  Kapolsek AKP Idit Aditya, S. Sos Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 |  Aipda Adi Ajak Warga Bersama – Sama Mencegah Karhutla |  Personil Polsek Sungai Tabuk Sosialisasi Stop Karhutla Kepada Warga Pematang Panjang | 

Banjar.kalsel.polri.go.id-Polres Banjar.Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar kembali melakukan razia ke toko obat yang ada di wilayah kabupaten banjar. Setelah di tahun 2017 lalu satnarkoba berhasil mengamankan toko obat yang kedapatan beberapa pedagang nakal yang menyimpan / memperjual belikan obat yang berlogo merah (obat keras) yang semestinya hanya bisa di dapat di Apotik dan dengan Resep doktor , beberapa toko obat yang ijin usahanya memang telah habis dan yang masih menyimpan obat obat yang kadaluarsa. 

Sangsi yang diberikan pun tidak hanya sebatas sanksi teguran, melainkan ada beberapa pemilik toko obat yang samapai ke meja hijau.

Seolah tidak mau kecolongan lagi di awal tahun 2018 ini Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar Iptu Achmad Jarkasi S.H langsung menurunkan seluruh anggotanya untuk terjun langsung kelapangan melihat peredaran obat obat yang ada di toko toko obat khususnya di wilayah kabupaten banjar.

Achmad jarkasi juga menjelaskan bahwa “toko obat adalah pintu utama warga masyarakat untuk sembuh dari penyakit yang di derita, jika toko obat nya saja menjual obat-obat berbahaya dan sembarangan tanpa resep dokter, kasian warga yang seharusnya sembuh malah tambah sakit”.

Berikan komentar