Portal Berita dan Informasi Resmi Humas Polres Banjar

Selamat Datang di TribrataNews Polres Banjar | Update Berita:  Anev Akhir Tahun Sat Reskrim Polres Banjar |  Aiptu Awaludin pimpin razia pengunjung warung malam |  Mendekati pergantian tahun, Polsek Simpang Empat rutin laksanakan Patroli Malam |  Patroli Blue Light efektif cegah kejahatan |  Ucapan Selamat Buat 83 Personil Yang Naik Pangkat |  Polsek Matraman jaga kamtibmas dengan patroli blue light |  Giat Patroli Rutin Petugas Jaga Polsek Karang Intan Ke Lapas Narkotika Kelas II A |  Giat Sispam Mako Petugas Jaga Polsek Karang Intan |  Sosialisasikan Kepada Warga Jangan Ada Pungli |  Sosialisasikan Stop Pungli Kepada Security |  Bhabinkamtibmas Brigadir Puani Sosialisasikan Stop Pungli |  Makmurkan Mesjid Kspk Bripka Handri Shalat Isya Berjamaah |  Kspk Bripka Handri Bersama Warga Makmurkan Masjid Dengan Shalat Magrib Berjamaah |  Bersama Warga Sungai Pinang Memakmurkan Masjid Brigadir Puani Shalat Ashar Berjamaah |  Makmurkan Mesjid Dengan Shalat Dzuhur Berjamaah |  Kanit Sabhara Polsek Belimbing Iptu H. Harsono Pimpin Apel Pagi |  Pengaturan arus lalu lintas Oleh Personil Polsek Gambut |  Bhabinkamtibmas ajak warga cegah pungli | 

OKNUM PNS PENGEDAR OBAT ZENIT JUAL CURAI

Unit Reskrim Polsek Marapura Kota berhasil menangkap pengedar Carnophen jenis Zenith yang kerap bertransaksi di Jl. Sekumpul Ujung Rt. 016 Rw. 005 Desa Bincau Kec. Martapura Kab. Banjar tepatnya di rumah dinas PU Kab. Kabupaten Banjar atau di belakang kantor Camat Martapura.”
Tersangka MUHAMMAD RAMLI Als RAMLI Bin MASRAN NAIN, Martapura, tgl 21 februari 1981 / Umur 36 Tahun, PNS, diciduk saat bertransaksi obat terlarang berupa pil Zenith,” kata Kapolres Banjar.

Dia mengatakan, tersangka yang beralamat di Jalan Sekumpul Ujung Rt. 016 Rw. 005 Desa Bincau Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, itu ditangkap pada Selasa (13/02/18) sekitar pukul 19.30 WITA.

Tersangka melakukan bisnis haram sebagai penjual obat Zenith selama 4 bulan, dengan alasan untuk kebutuhan hidup keluarganya.

Awalnya anggota Polsek Martapura Kota Tengah mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada penjual pil Zenith di TKP.

Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa hari, petugas mendapati pelaku sedang melayani pembeli dan saat itu juga petugas langsung melakukan penangkapan.” Dari tangan pelaku, disita 135 (seratus tiga puluh lima) butir Obat Zenith yang dimasukan didalam plastik klip
– 2 (dua) toples rokok gudang garam surya
– Uang hasil penjualan sebesar Rp.70.000,- (tujuh puluh ribu rupiah),” ucap Kapolres Banjar.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, karena mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).

“Kami juga mengingatkan kepada warga untuk tidak coba-coba atau turut mengedarkan obat Zenith dan sejenisnya, karena bagi yang terbukti akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres Banjar. Untuk diketahui penangkapan terhadap pengedar Zenith itu dipimpin oleh Kapolsek Martapura Kota Iptu Siswadi, SH bersama Kanit Reskrim Aiptu Sony Borneo beserta anggotanya.

Berikan komentar